Perusahaan Karam Tertimbun Utang Mendadak Selamat, Ini Alasannya
Jakarta, CNBC Indonesia - Nvidia baru saja berinvestasi pada CoreWeave, perusahaan yang tengah tertimbun utang. Tujuan investasi itu untuk mempercepat upaya penambahan kapasitas komputasi AI. Besaran investasi itu mencapai US$2 miliar (Rp 33,6 triliun).
Kedua perusahaan akan sama-sama membangun data center dengan chip dari Nvidia. CoreWeave akan mengintegrasikan pula produk-produk Nvidia dalam seluruh platformnya. Termasuk arsisteksi chip Rubim terbaru, sistem penyimpanan Bluefield, dan lini CPU baru Vera.
Nvidia yang dimiliki Jensen Huang dengan kekayaan Rp 2.700 triliun akan membantu CoreWeave membeli lahan dan data center.
Selain itu, kedua perusahaan juga akan bekerja sama untuk memasukkan software dan arsitek AI ke dalam arsitektur referensi Nvidia untuk dijual ke bisnis cloud dan perusahaan besar, dikutip dari Tech Crunch, Selasa (27/1/2026).
CoreWeave sebelumnya menjadi sorotan karena menggunakan utang untuk membangun operasi data center-nya. Perusahaan tersebut juga menggunakan GPU sebagai jaminannya.
Catatan PitchBook menyebutkan utang perusahaan mencapai US$18,81 miliar (Rp 316 triliun) per September 2025, sementara pendapatan kuartal ketiga 'cuma' sebesar US$1,36 miliar (Rp 22,8 triliun).
Namun, perusahaan juga tengah menapaki tangga kesuksesan. CoreWeave berhasil bertransisi dari perusahaan penambangan kripto menjadi penyedia layanan pusat data untuk pelatihan dan interferensi AI.
Perusahaan yang telah IPO pada Maret tahun lalu juga tengah disibukkan dengan berbagai akuisisi. Mulai dari pengembang AI Weights & Biases, startup pembelajaran penguatan OpenPipe, Marimo dan Monolith.
Selain itu, perusahaan juga telah memperluas kemitraa cloud dengan raksasa AI pemilik ChatGPT, OpenAI. Beberapa nama besar juga menjadi pelanggannya, yakni OpenAI, Meta hingga Microsoft.
Sementara untuk Nvidia, investasi terbaru ini bagian dari puluhan investasi selama setahun terakhir. Perusahaan chip itu tengah berupaya mendorong laju investasi dan pengembangan teknologi baru tersebut.
(fab/fab)[Gambas:Video CNBC]