Warga Agam-Pasaman Barat Dengar Dentuman Keras, Ini Penjelasan BMKG

Redaksi, CNBC Indonesia
Sabtu, 24/01/2026 09:30 WIB
Foto: BMKG (Farih Maulana/detikcom)

Jakarta, CNBC Indonesia - Stasiun Meteorologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kelas III Minangkabau Padang Pariaman, Sumatra Barat buka suara terkait suara dentuman keras yang dilaporkan terdengar di wilayah Kabupaten Agam, Pasaman Barat, dan sekitarnya, pada hari Jumat (23/1/2026).

Kepala Stasiun Decky Irmawan mengatakan, Stasiun Meteorologi Minangkabau telah melakukan analisis mendalam terhadap data pengamatan operasional.

Dari hasil analisis peralatan dan pemantauan yang dimiliki BMKG, kata dia, berikut penjelasan fenomena tersebut:


1. Analisis Fenomena Cuaca

Hasil pantauan melalui radar cuaca dan alat pendeteksi petir (lightning detector) menunjukkan, pada saat kejadian yang dilaporkan, tidak terpantau adanya kondisi
cuaca ekstrem di wilayah terdampak.

"Tidak ditemukan aktivitas awan konvektif (Cumulonimbus) maupun sambaran petir yang signifikan yang dapat memicu suara dentuman keras di atmosfer," tulis Decky, dikutip Sabtu (24/1/2026).

2. Analisis Aktivitas Seismik

Dia menjelaskan, berdasarkan data jaringan seismometer BMKG, pada waktu yang bersamaan dengan laporan suara dentuman, tidak tercatat adanya aktivitas seismik atau gelombang gempa bumi yang signifikan di wilayah Sumatra Barat, khususnya di sekitar Agam dan Pasaman Barat.

"Hal ini menunjukkan bahwa sumber suara tersebut kemungkinan besar bukan berasal dari aktivitas tektonik maupun pergerakan lempeng," terang Decky.

"Kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik secara berlebihan, selalu merujuk kepada informasi dari BMKG agar tidak mudah mempercayai informasi cuaca dari sumber yang tidak resmi, dan terus memantau informasi terkini secara real time dari BMKG, melalui aplikasi infoBMKG, website BMKG dan
juga melalui media sosial @/bmkgminangkabau," pungkasnya.


(dce/dce)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Transaksi Digital Bikin Bisnis Properti - Logistik Makin Cuan