Perusahaan Ogah Rekrut Karyawan Baru, Profesi Ini Ramai Diburu

Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
Senin, 19/01/2026 16:55 WIB
Foto: Antusiasme pencari kerja memadati Job Fair di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Senin, (19/5/2025). Kegiatan ini digelar oleh Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Nakertransgi) DKI dari 19-25 Mei 2025. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sejumlah profesi ternyata masih dibutuhkan saat beberapa perusahaan mulai mengerem untuk merekrut karyawan baru. Adapun profesi yang diincar di era sekarang berhubungan dengan teknis. 

Saat puncak era pandemi, perekrutan pekerja baru sempat mengalami penurunan tajam. Namun kini fase berkelanjutan terlihat pada perekrutan di bidang teknologi.

Indeed mencatat lowongan untuk peranan di bidang teknologi ambles 36% dari awal 2020. Namun di saat bersamaan, tawaran menarik didapatkan beberapa peranan.

Beberapa pekerjaan itu adalah ilmuwan data dan arsitek solusi berdasarkan laporan Indeed. Kedua peranan itu mendapat penawaran gaji enam digit dan fleksibilitas kerja jarak jauh, dikutip dari Business Insider, Senin (19/1/2026).

Laporan yang sama mengungkapkan jalur masuk lebih muda bagi yang ingin bekerja sebagai pengembang ServiceNow dan Full-stack.

Pekerjaan teknis juga mengalami peningkatan seiring dengan perkembangan teknologi. Kebutuhan akan teknisi listrik, teknisi HVAC dan mandor listrik semakin banyak dibutuhkan.

Kebutuhan tersebut kemungkinan karena pembangunan pusat data AI skala besar yang tengah banyak dikerjakan belakangan ini.

AI juga mulai terlihat dampaknya. Teknologi itu merubah pekerjaan kerah putih dan peranana teknologi khusus serta keahlian teknis muncul sebagai jalur karier yang tahan lama.



(fab/fab)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Jurus Perkuat Infrastruktur Digital Dukung Daya Saing Nasional