Dipalak Presiden, Pengusaha Kasih Syarat Buat Setor Uang
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden AS Donald Trump mencabut kontrol ekspor chip AI dari AS ke China, sebagai bagian dari negosiasi untuk kembali mengakses logam tanah jarang. Namun, ada syarat tambahan yang diberikan kepada raksasa chip AS seperti Nvidia dan AMD untuk mendapat lisensi penjualan chip ke China.
Nvidia dan AMD diminta menyetor 15% pendapatan dari penjualan chip di China kepada pemerintah AS. Namun, Nvidia memberikan syarat balik untuk memberikan setoran tersebut.
CFO Nvidia Colette Kress mengatakan pihaknya masih menunggu rencana formal dari pemerintah AS terkait komisi 15%. Hal itu disampaikan saat melaporkan kinerja perusahaan di depan para analis.
"Pemerintah AS berencana untuk menerima 15% dari pendapatan yang dikumpulkan dari penjualan chip H20 terlisensi [ke China]. Namun, hingga sekarang pemerintah belum mempublikasikan regulasi yang mengkodifikasi persyaratan tersebut," kata Colette, dikutip dari SeekingAlpha, Jumat (29/8/2025).
Lebih lanjut, Colette mengatakan Nvidia seharusnya dapat melanjutkan penjualan H20 ke China tanpa membayar setoran jika rencana tersebut tidak dikodifikasi, ujar Colette kepada Bloomberg dalam sebuah wawancara.
"Kami telah berkomunikasi. Jika tidak ada perkembangan, saya sudah memiliki lisensi. Kami tidak perlu melakukan pemotongan 15% ini sampai kami melihat dokumen regulasi yang sah," ia menambahkan.
Sebagai informasi, Nvidia merancang H20 yang kurang cangih untuk pasar China guna mematuhi pembatasan ekspor chip era Biden. Namun, pemerintahan Trump memblokir Nvidia untuk menjual chip tersebut ke China pada April 2025.
Pada Juli lalu, Trump kembali setuju memberikan lisensi ekspor H20, asalkan Nvidia memberikan komisi 15% dari penjualan chip tersebut.
"Hingga sekarang, kami belum mengumpulkan pendapatan atau pengapalan produk H20 di bawah lisensi tersebut," kata Nvidia dalam laporan kuartalannya.
"Setiap permintaan persentase pendapatan oleh pemerintah AS dapat membuat kami menghadapi tuntutan hukum, meningkatkan biaya kami, dan merugikan posisi kompetitif kami serta menguntungkan pesaing yang tidak terikat dengan pengaturan tersebut," perusahaan menambahkan.
Nvidia tidak memasukkan H20 dalam panduan Q3-nya karena ketidakpastian tersebut.
(fab/fab)