PPKM Dicabut, Jokowi Bilang Penduduk RI Kebal Covid-19

Tech - Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
30 December 2022 15:08
Pengunjung lansia mengantri mendafrar vaksin booster kedua di Puskesmas Kebayoran Lama, Jumat, 25/11. Sebagai upaya mitigasi peningkatan kasus dan munculnya subvarian baru, pemerintah mulai menggenjot cakupan vaksinasi COVID-19 baik dosis lengkap maupun booster. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki) Foto: Pengunjung lansia mengantri mendafrar vaksin booster kedua di Puskesmas Kebayoran Lama, Jumat, 25/11. Sebagai upaya mitigasi peningkatan kasus dan munculnya subvarian baru, pemerintah mulai menggenjot cakupan vaksinasi COVID-19 baik dosis lengkap maupun booster. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Jokowi mengumumkan pencabutan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Salah satu alasannya, adalah angka kekebalan penduduk Indonesia yang sangat tinggi.

Tingkat kekebalan penduduk Indonesia diketahui berdasarkan sero survei yang dilakukan pada Juli 2022. Tingkat kekebalan penduduk Indonesia, berdasarkan sero survei tersebut adalah 98,5%.

Angka kekebalan penduduk Indonesia pada Juli 2022 yang nyaris 100%, lebih tinggi dari hasil sero survei pada Desember 2021. Pada Desember 2021, tingkat kekebalan penduduk Indonesi ada di angka 87,8%.

"Artinya kekebalan kita ini secara komunitas berada di angka yang sangat tinggi," kata Presiden dalam jumpa pers, Jumat (30/12/2022).

Tingkat kekebalan tersebut, lanjut Jokowi, adalah hasil dari program vaksinasi. Saat ini, penduduk Indonesia telah menerima 448 juta dosis vaksin.

Laporan terakhir dari pemerintah menyatakan hingga Kamis (29/12/2022), jumlah penduduk Indonesia yang sudah menerima vaksin dosis pertama adalah 204.014.895 orang atau 86,94% dari total target sasaran penerima vaksin.

Sementara itu, 74,47% dari sasaran sudah menerima vaksin Covid-19 dosis kedua yaitu 174.755.560 orang. Vaksin booster ketiga, sudah diterima oleh 68.492.422 orang atau 29,19%.

Vaksinasi dosis keempat telah diterima oleh 1.165.775 orang atau baru 5,06% dari sasaran penerima vaksin.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Kabar Baik! Covid-19 Disebut Mulai Melemah, Ini Buktinya


(dem/dem)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading