JD.com Dikabarkan Mau Cabut dari e-Commerce JD.ID, Ada Apa?

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
30 November 2022 12:20
JD.com Foto: JD.com (Reuters)

Jakarta, CNBC Indonesia - JD.com dilaporkan akan keluar dari pasar Indonesia. Raksasa e-commerce itu disebut mencari investor untuk mengambil saham di JD.id. 

Sebagai informasi, JD.id merupakan perusahaan patungan JD.com dengan firma ekuitas asal Singapura, Provident Capital Partners tahun 2015 lalu.

Selain Indonesia, JD.com juga disebutkan akan keluar dari JD Central Thailand. Usaha patungan itu dilakukan perusahaan dengan konglomerat pengembang ritel dan properti asal Bangkok, Central Group.

Menurut sumber, JD.com berusaha mengurangi kerugian di dua negara. Di saat bersamaan akan memperkuat operasional pasar dalam negerinya, China, dikutip dari SCMP, Rabu (30/11/2022).

Sumber tersebut mengatakan JD menghadapi tantangan pada pertumbuhan penjualan di Indonesia dan Thailand. Fenomena tersebut telah terjadi selama beberapa tahun terakhir.

Baik JD.com, Provident Capital dan Central Group tidak segera menanggapi permintaan untuk mengomentari laporan tersebut.

SCMP mencatat penarikan diri dari Indonesia dan Thailand menjadi pertanda pertumbuhan yang melambat di industri e-commerce pada dua negara. Menurut laman tersebut, ini diakibatkan adanya peningkatan biaya hidup.

Pendiri dan kepala eksekutif Momentum Works, Jianggan Li mengatakan konsumen Asia Tenggara tengah berhemat. Dolar AS yang menguat membuat mata uang lokal menjadi rugi dan pada akhirnya menyebabkan kenaikan harga produk impor dan bahan bakar.

Seorang karyawan mengatakan masalah ekonomi tersebut mendorong perusahaan merumahkan lebih dari 200 orang, menekan biaya, serta membekukan perekrutan.

Karyawan itu menambahkan jika penjualan stagnan di e-commerce terjadi karena beberapa alasan. Salah satunya adalah kampanye tidak efisien selama pandemi.

Selain itu, dia menilai pendekatan yang tidak tepat pada lokal juga jadi alasan lainnya. Menurut karyawan tersebut, banyak keputusan berdasarkan praktik pasar China, yang sayangnya tidak selalu berjalan di lokal.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Bos JD.com Kena Omel, Dibilang Ga Becus Cuma Jago Powerpoint


(npb/roy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading