Awas, Gejala Awal Covid Varian Baru Sering Diabaikan Warga RI

Tech - Martyasari Rizky, CNBC Indonesia
27 November 2022 17:15
Pengunjung lansia mengantri mendafrar vaksin booster kedua di Puskesmas Kebayoran Lama, Jumat, 25/11. Sebagai upaya mitigasi peningkatan kasus dan munculnya subvarian baru, pemerintah mulai menggenjot cakupan vaksinasi COVID-19 baik dosis lengkap maupun booster. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki) Foto: Pengunjung lansia mengantri mendafrar vaksin booster kedua di Puskesmas Kebayoran Lama, Jumat, 25/11. Sebagai upaya mitigasi peningkatan kasus dan munculnya subvarian baru, pemerintah mulai menggenjot cakupan vaksinasi COVID-19 baik dosis lengkap maupun booster. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Banyak orang menyepelekan gejala Covid-19 selain demam. Gejala dari Covid-19 padahal beragam, dari gejala yang bersifat ringan hingga mengancam jiwa atau berisiko kematian.

Covid-19 merupakan infeksi yang utamanya menyerang saluran pernapasan seperti hidung, mulut, dan paru-paru.

Gejalanya meliputi demam, batuk, pilek dan nyeri menelan serta sesak napas pada penyakit berat.

Namun, gejala tersebut terkadang tumpang tindih dengan sakit tenggorokan biasa dan batuk pilek, sehingga wajar jika panik dan merasa cemas.

Rery Budiarti, dokter RS Kariadi menjelaskan bahwa sakit tenggorokan atau radang tenggorokan adalah salah satu gejala infeksi Covid-19 yang ditetapkan oleh WHO.

Gejala nyeri menelan ditemukan pada 5%-17,4% pasien positif Covid-19. Radang tenggorokan merupakan penyakit yang paling sering disebabkan oleh infeksi virus.

"Penularan terjadi antarmanusia melalui semburan air liur saat seseorang batuk, berbicara, atau bersin. Gejala ini juga terlihat pada infeksi saluran pernapasan selain Covid-19," kata Rery, dikutip Minggu (27/11/2022).

Pada pasien dengan kekebalan yang baik, gejala infeksi ringan biasanya membaik dalam 1-3 hari.

Jika Anda memiliki gejala dalam 3 hari dan Anda tidak merasa lebih baik, Anda harus pergi ke dokter atau klinik terdekat untuk pemeriksaan.

Jika Anda mengalami gejala demam tinggi dan sesak napas, segera pergi ke rumah sakit dengan layanan lengkap dan pastikan untuk memakai masker saat bepergian.

Sebelumnya, Tim Spector, Kepala Studi Kesehatan Zoe menjelaskan bahwa gejala pertama yang paling umum dari varian baru Covid-19 adalah sakit tenggorokan.

Zoe menjelaskan, sebagian besar masyarakat masih menganggap demam sebagai gejala utama Covid-19. Menurutnya, dua per tiga kasus Covid-19 saat ini berawal dari sakit tenggorokan.

"Dua dari tiga adalah sakit tenggorokan, diikuti oleh sakit kepala, hidung tersumbat, batuk kering, dan hidung meler," jelas Spector.

Gejala awal Covid-19

Menurut aplikasi Zoe, Badan Kesehatan Inggris (National Health Service/NHS) telah mengidentifikasi beberapa gejala Covid-19 yang harus diwaspadai. Berikut daftarnya:

- Suhu tubuh tinggi atau menggigil
- Batuk terus-menerus
- Sesak napas
- Merasa lelah
- Tubuh yang sakit
- Sakit kepala
- Sakit tenggorokan
- Hidung tersumbat atau berair
- Kehilangan selera makan
- Diare
- Mual


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

5 Gejala Omicron yang Sering Dikeluhkan, Ternyata Bukan Demam


(dem/dem)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading