Harga Kripto Amblas 99%, Bos Terra Luna Bakal Dibui

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
14 September 2022 18:15
Do Kwon (Tangkapan Layar) Foto: Do Kwon developer Terra Luna dan TerraUSD (Tangkapan Layar)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pengadilan Korea Selatan telah mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Do Kwon, developer utama mata uang kripto Terra Luna dan TerraUSD. Nilai Kedua token ini ambruk pada Mei 2022 yang mengguncang pasar kripto.

Do Kwon, juga pendiri platform blockchain Terraform Labs, dituduh melakukan penipuan investor ketika nilainya jatuh di bawah US$1 per koin.

"Surat perintah penangkapan telah dikeluarkan untuk enam orang, termasuk Do Kwon, yang saat ini tinggal di Singapura," kata juru bicara kejaksaan Korea Selatan, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (14/9/2022).

Perintah penangkapan datang setelah berbulan-bulan penyelidikan, termasuk operasi pencarian dan penyitaan di kantor terkait dan pertukaran mata uang kripto lokal.

TerraUSD, yang disebut stablecoin yang pernah berada di antara 10 cryptocurrency teratas secara global berdasarkan nilai pasar, dengan mematok satu koin setara US$1. Namun nilainya jatuh di bawah US$1 dan menyeret token pasangan Terra Luna yang jatuh bersamanya.

Gejolak pasar yang terjadi kemudian menyebabkan kegagalan beberapa perusahaan kripto besar termasuk pemberi pinjaman kripto AS Celsius dan manajer dana kripto yang berbasis di Singapura Three Arrows Capital.

Dalam wawancara dengan platform media kripto Coinage pada Agustus lalu, Do Kwon mengatakan dia telah pindah ke Singapura karena kekhawatiran tentang keselamatan keluarganya dan menolak saran bahwa relokasi itu karena kecelakaan atau upaya untuk menghindari penyelidik.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Dana Binance di Terra LUNA: Dulu Rp 23 T, Kini Rp 34 Juta


(roy/roy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading