Bos Ruangguru Bicara Soal Profit dan Resep Lewati Resesi

Tech - Intan Rakhmayanti Dewi, CNBC Indonesia
29 August 2022 18:25
Co-founder dan COO Ruangguru Iman Usman Foto: dok Iman Usman

Jakarta, CNBC Indonesia - Di tengah badai pemutusan hubungan kerja (PHK) industri startup, beberapa perusahaan sudah mencetak laba. Salah satu pendiri Ruangguru berbicara resep mereka dalam melalui masa kelam startup.

Co-Founder dan COO Ruangguru Iman Usman mengatakan, sebagai pendiri, sejak hari pertama startup edu-tech itu ada, mereka telah berfokus pada profit.

"Sebagai pendiri edutech, kami telah berfokus pada profitabilitas sejak hari pertama," kata Usman dikutip dari laman East Ventures, Senin (29/8/2022).

Namun pada situasi seperti sekarang, perusahaan terus beradaptasi dan mempertimbangkan cara kembali ke fundamental.

"Misalnya, sebelumnya, [andalan Ruangguru adalah] pemasaran, sekarang seluruh pertumbuhan dikendalikan oleh [divisi] penjualan," ujarnya.

Iman juga bercerita tentang strategi Ruangguru dalam mengakuisisi startup lain. Dia menjelaskan saat mengucurkan modal untuk mencaplok perusahaan lain, Ruangguru tidak h anya fokus memastikan perusahaan yang diakuisisi berpotensi membawa laba. Namun, seluruh perusahaan harus bisa mencetak profit. 

"Namun, kami akan mampu melewati situasi yang membuat kami lebih kuat." kata dia.

Baru-baru ini, Ruangguru mengumumkan telah mengakuisisi Schoters. Masuknya startup yang melayani persiapan studi di luar negeri itu diumumkan oleh Iman dalam laman Linkedin-nya.

"Dengan bangga, kami menyambut Schoters, perusahaan persiapan studi di luar negeri terkemuka di Indonesia ke dalam keluarga Ruangguru!" tulis Iman.

Ruangguru sebelumnya diketahui telah mengakuisisi Kalananti, startup coding yang dikhususkan untuk anak-anak. CEO Belva Devara mengatakan keinginannya agar coding bisa dipelajari lebih menyenangkan daripada bermain gim. Kalananti sendiri menyediakan program kursus Coding dan Inovasi untuk anak berusia 5-12 tahun.

Dengan dua akuisisi ini, nampaknya jadi pertanda keuangan Ruangguru kuat. Tahun lalu, Tech in Asia melaporkan bahkan Ruangguru telah mencetak laba pada tahun 2020. Berdasarkan laporan keuangan, Ruangguru membukukan pendapatan US$63 juta sepanjang 2020 dan berhasil mencetak laba operasional US$1,8 juta.

Ruangguru juga selangkah lagi mendapatkan titel unicorn. Valuasi startup itu telah melampaui US$800 juta dan agar sukses menyandang status unicorn dibutuhkan US$200 juta lagi.

Crunchbase melaporkan pendanaan terakhir Ruangguru sebesar US$55 juta (Rp 797 miliar). Beberapa investor yang terlibat adalah Tiger Global Management, CGV Capital, dan anak usaha grup Lippo yaitu PT Multipolar Tbk. Total pendanaan yang diterima startup berusia 8 tahun tersebut, menurut Cruunchbase mencapai US$205,1 juta.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Taipan, Investor Gojek, hingga Eks Menteri Bicara PHK Startup


(dem)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading