Green Economic Forum 2022

Wow, Potensi Green Economy ASEAN 'Diramal' US$ 1 T di 2030

Tech - Khoirul Anam, CNBC Indonesia
30 June 2022 10:39
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate (Tangkapan Layar CNBC Indonesia TV) Foto: Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Gerard Plate dalam Green Economic Forum, Kamis (30/6/2022) (Tangkapan Layar CNBC Indonesia TV)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Johnny Gerard Plate mengungkapkan pada 2030 kontribusi green economy di ASEAN bisa mencapai US$ 1 triliun. Hal itu didukung oleh tren pembangunan global yang kian mengarah pada keberlanjutan dan ramah lingkungan.

"Berbagai terobosan dilakukan termasuk utilisasi dalam green diginomic sebagai pemanfaatan teknologi digital. Implementasi teknologi untuk ekonomi hijau akan semakin menjadi tren seiring banyak negara yang menargetkan Net Zero Emission," kata Johnny dalam CNBC Indonesia Green Economic Forum, Kamis (30/6/2022).

Dia menambahkan dukungan dari sisi digital pun penting dari hulu hingga hilir sebagai enabler ekonomi hijau. Dalam pembangunan infrastruktur IT, pihaknya memberikan dukungan melalui pembangunan fiber optic hingga satelit dengan bahan ramah lingkungan digalakkan untuk mendukung upaya pengurangan karbon.

"Infrastruktur IT di sektor hilir, dukungan Kemenkominfo seperti green data center, mengingat ke depan akan berkembang cloud sebagai wadah teknologi digital seperti IoT dan big data," ujarnya.

Dia menambahkan data center menyumbang 2% dari emisi karbon dunia sehingga dibutuhkan efisiensi, terutama di negara tropis karena penggunaan pendingin. 


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Schneider Punya Teknologi Electricity 4.0, Apa itu?


(rah/rah)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading