AS Mau Charger iPhone Bisa Dipakai HP Android

Tech - Intan Rakhmayanti Dewi, CNBC Indonesia
20 June 2022 19:35
WASHINGTON, DC - MAY 12: Flags at the base of the Washington Monument fly at half staff as the United States nears the 1 millionth death attributed to COVID May 12, 2022 in Washington, DC. U.S. President ordered flags to fly at half-mast through next Monday and said the nation must stay resolved to fight the virus that has “forever changed” the country. (Photo by Win McNamee/Getty Images)

Jakarta, CNBC Indonesia - Eropa tidak akan sendiri dalam langkah mengurangi limbah elektronik. Pasalnya, Amerika Serikat baru-baru ini mengikuti jejaknya untuk menerapkan penggunaan standar charger.

Senator AS Ed Markey, Elizabeth Warren, dan Bernie Sanders telah mengirim surat kepada Menteri Perdagangan Gina Raimondo yang meminta lembaga pemerintahan menyiapkan regulasi satu perangkat pengisi daya yang berlaku untuk semua ponsel.

"Uni Eropa bertindak dengan port pengisian," kata para senator, dikutip dari Engadget, Senin (20/6/2022).


Dan AS, lanjutnya, harus mengikuti jejak tersebut untuk mengurangi dampak lingkungan dari pengisi daya, sambil meningkatkan kenyamanan bagi pengguna.

Standar pengisi daya secara teori memang akan mengurangi limbah elektronik dengan memungkinkan orang menggunakan kembali kabel dan adaptor yang ada untuk perangkat baru.

Ini juga dapat membantu konsumen dengan menghemat uang mereka dari membeli charger tambahan.

USB-C (Pexels)Foto: USB-C (Pexels)

Para senator tidak menentukan USB-C sebagai standar charger yang mereka minta, meskipun kemungkinan besar perangkat tersebut yang akan dipilih.

Eropa sendiri akan memberlakukan USB-C mulai tahun 2024 sebagai port charger standar. Teknologi port tersebut dirancang agar dapat mengakomodasi semua perangkat, mulai dari handphone dan earbud hingga laptop kelas atas. USB-C juga akan memberikan pengisian cepat dan dukungan aksesori.

Kritikus dan beberapa perusahaan telah lama mendorong vendor untuk membuat standar pengisi daya.

Apple terutama mengklaim pengisi daya universal akan merusak inovasi dengan membatasi potensi kemajuan teknis, dan diduga akan meniadakan pengurangan limbah elektronik dengan memaksa banyak pengguna perusahaan untuk mengganti kabel Lightning mereka.

Produsen device seperti Apple mungkin tidak punya banyak pilihan selain beralih mengingat langkah Eropa dan standar AS hanya akan memperkuat keputusan itu.

Sebelumnya memang ada desas-desus Apple akan pindah ke USB-C untuk jajaran iPhone dan iPad di 2023.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

23 Cara Agar Baterai HP Awet dan Anti Boros, Cobain Ya!


(roy/roy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading