Ini Jurus Berburu Aset Kripto Saat Terjadi 'Crypto Crash'

Tech - Redaksi, CNBC Indonesia
02 June 2022 12:40
Infografis, Top Gainers Top Losers Kripto Sepekan

Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar aset kripto sedang terpukul, apalagi sejak anjloknya nilai Terra LUNA hingga nyaris mendekati nol. Bos salah satu platform perdagangan aset kripto di Indonesia punya saran buat investor.

CEO Indodax, Oscar Darmawan membagikan tips bagi investor aset kripto untuk menghadapi kondisi bursa yang sedang tertekan. Dia mengatakan, jika memiliki uang saat ini adalah waktu yang tepat untuk membeli kripto.

"Pertama kalau memang memiliki cash yang ready, ini adalah saat yang tepat untuk membeli," kata dia, dalam program Profit CNBC Indonesia, belum lama ini.


Namun bagaimana jika investor telah terlanjur untuk memilih salah satu token dan harganya turun? Oscar menyarankan mereka melakukan staking. Dengan begitu, akan mendapatkan kripto tambahan saat harganya mengalami kenaikan.

Staking adalah menyisihkan sebagian aset kripto yang dimiliki untuk digunakan dalam proses validasi di dalam infrastruktur blockchain, yang dikenal sebagai proof-of-stake.

"Contohnya Ethereum, Anda staking akan mendapatkan ETH tambahan. Saat terjadi kenaikan Ethereum itu menghasilkan untuk Anda," jelasnya.

Cara lainnya, adalah bisa melakukan dollar cost averaging. Oscar mengatakan investor bisa membeli dengan jumlah yang sama dalam kurun waktu tertentu.

Dengan cara ini, Oscar menjelaskan investor akan mendapatkan harga terbaik pada akhirnya. "Pada saat kripto mengalami penurunan membeli dengan jumlah yang sama dalam kurun waktu tertentu. Pada akhirnya mendapatkan harga terbaik," ujar Oscar.

Dalam kesempatan yang sama, dia juga menyarankan pada para trader pemula untuk tidak membeli koin yang berusia kurang dari dua tahun. Sebaiknya membeli yang jauh lebih mature seperti Bitcoin atau Ethereum.

Menurut Oscar, koin yang berusia di atas 2 tahun memiliki pola harga yang bisa lebih diikuti dibandingkan dengan produk baru.

"Karena produk blockchain sifatnya eksperimen, adalah produk-produk yang teknologinya sifatnya berkembang. Salah satu tantangan terbesar di bidang blockchain adalah di bidang security, yaitu mengamankan cara kerja blockhain dan lainnya," ungkap Oscar.

"Para pemula trader saya sangat menyarankan untuk melihat koin yang lebih mature seperti Bitcoin, Ethereum. Secara likuiditas secara pertumbuhan pola dari harganya jauh lebih mudah diikuti dibandingkan dengan kripto di usia di bawah 2 tahun".


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Duh! Tindak Pidana Pencucian Uang di Kripto Tembus Rp 123 T


(dem/dem)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading