Gempa di Laut Dekat Australia Sempat Picu Peringatan Tsunami

Tech - Redaksi, CNBC Indonesia
20 May 2022 17:35
An African penguin carries a heart shaped valentine handed out by aquarium biologist Piper Dwight to its nest at the California Academy of Sciences in San Francisco, Tuesday, Feb. 12, 2019. The hearts were handed out to the penguins who naturally use similar material to build nests in the wild. (AP Photo/Jeff Chiu)

Jakarta, CNBC Indonesia - Peringatan tsunami sempat dikeluarkan setelah gempa mengguncang wilayah tenggara Samudra Pasifik di dekat daratan Australia dan Selandia Baru.

Badan Geologi Amerika Serikat (USGS) merekam gempa besar terjadi di dekat Kepulauan Macquarie, kepulauan yang yang berlokasi di selatan Selandia Baru dan merupakan bagian dari wilayah Australia.

Pada awalnya, USGS memperkirakan kekuatan gempa yang terjadi pada pukul 8.49 malam waktu setempat, mencapai 7,3 skala Ritcher. Namun, kekuatan gempa direvisi menjadi 6,7 skala Ritcher. Pusat gempat dilaporkan berada di kedalaman 29,3 km.


Pusat Peringatan Tsunami Terpadu Australia sempat mengeluarkan peringatan tsunami. Namun, peringatan itu ditarik pada pukul 10 malam waktu setempat.

Kepulauan Macquarie adalah lokasi dari stasiun Divisi Antartika Australia, berjarak 1.600 km dari Tasmania. Wilayah ini tercatat sebagai salah satu World Heritage Site UNESCO sejak 1997 dan merupakan rumah dari koloni besar pinguin dan anjing laut.

Gempa kerap mengguncang wilayah yang berada di patahan Lempeng Australia dan Lempeng Pasifik ini. Gempa berkekuatan 8,2 skala Ritcher terjadi pada 1989, gempa bawah laut terbesar sejak abad ke-20.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Merinding! Ilmuwan Prediksi Ancaman Tsunami Lebih Cepat


(dem/dem)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading