Pfizer vs Sinovac-Sinopharm, Vaksin Mana yang Lebih Efektif?

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
22 April 2022 09:50
Petugas menyuntikkan vaksin Covid-19 dosis ketiga (booster) di Lobby Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Rabu, 6 April 2022. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Pfizer
Pfizer memiliki tingkat kemanjuran yang jauh lebih tinggi dari dua vaksin sebelumnya. Pada November 2020, vaksin itu telah menyelesaikan uji klinis tahap akhir dengan hasil 95% efektif melawan virus SARS-CoV-2 dan diklaim tidak menimbulkan efek samping yang membahayakan.

Sayang untuk melawan Omicron, efikasinya menurun. Discovery Health dalam laporannya mengatakan dua dosis Pfizer memiliki keefektifan 70% pada Omicron, turun dari efikasi awal sekitar 80%.

Studi dari Columbia University, dan University of Hong Kong menemukan antobodi dihasilkan dari Pfizer lebih rendah 20 kali saat melawan Omicron dibandingkan varian aslinya.


Pemberian booster atau dosis lanjutan juga ditekankan oleh para peneliti. menurut mereka, booster dapat membuat peningkatan perlindungan bagi para penerima vaksin. 

Antibodi yang dihasilkan Pfizer untuk melawan Omicron dilaporkan meningkat sama seperti menghadapi infeksi pada varian Covid-19 awal. 


[Gambas:Video CNBC]

(npb)
HALAMAN :
1 2
Artikel Selanjutnya

Daftar Orang yang Boleh & Tidak Boleh Disuntik Vaksin Sinovac

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading