Hacker Curi Uang Kripto Game NFT Rp 8 T, Binance Turun Tangan

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
06 April 2022 20:10
Axie Infinity (Dok. axieinfinity.com)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pekan lalu, Sky Mavis pengembang game blockchain NFT bernama Axie Infinity melaporkan hacker telah mencuri dana pengguna senilai US$615 juta atau setara Rp 8,8 triliun (asumsi Rp 14.300/US$).

Manajemen menyatakan akan mengganti dana pengguna tersebut. Kini solusinya penggantian dana pengguna itu sudah tercapai. Salah satunya dengan dana talangan dari investor.

Axie Infinity menyatakan penggantian dana tersebut berasal dari dana internal dan suntikan dana investor sebesar US$150 juta yang dipimpin oleh platform cryptocurrency Binance dan venture capital a16z.


"Sky Mavis berkomitmen untuk mengganti semua dana pengguna kami yang hilang dan menerapkan langkah-langkah keamanan internal yang ketat untuk mencegah serangan di masa depan," kata Trung Nguyen, CEO Sky Mavis, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (6/4/2022).

Changpeng Zhao, CEO dan Pendiri bursa kripto Binance (REUTERS/Darrin Zammit Lupi)Foto: Changpeng Zhao, CEO dan Pendiri bursa kripto Binance (REUTERS/Darrin Zammit Lupi)

Bagian dari jaringan yang diretas, "jembatan" blockchain yang disebut Ronin, yang memungkinkan pengguna untuk memindahkan dana masuk dan keluar dari permainan, akan dibuka kembali setelah peningkatan keamanan dan audit yang "dapat memakan waktu beberapa minggu", kata Sky Mavis.

"Kami sangat percaya Sky Mavis akan membawa banyak nilai dan pertumbuhan untuk industri yang lebih besar dan kami percaya itu perlu untuk mendukung mereka karena mereka bekerja keras untuk menyelesaikan insiden baru-baru ini," ujar CEO Binance Changpeng Zhao.

Game Sky Mavis, Axie Infinity, memungkinkan 2,2 juta pemainnya untuk membeli dan memperdagangkan aset dalam game dalam bentuk NFT, yang mana mereka bersaing satu sama lain untuk mendapatkan token kripto.

"Saat berlomba untuk adopsi arus utama, kami membuat beberapa pertukaran yang akhirnya membuat kami rentan terhadap serangan semacam ini," tulis Axie Infinity. "Ini adalah pelajaran yang telah kami pelajari dengan cara yang sulit."

Peretasan telah lama mengganggu sektor kripto. Senilai US$ 2,1 triliun telah dicuri. Pada bulan Februari lalu, sebuah platform kripto bernama Wormhole kehilangan US$320 juta. Anak usaha perusahaan cryptocurrency Jump Trading, yang baru-baru ini mengakuisisi pengembang Wormhole, mengganti dana tersebut.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Viral Ghozali Everyday, Bagaimana Masa Depan NFT di RI?


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading