Perang Tarif Telko! Tarif Internet RI Termurah Kedua di Dunia

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
04 April 2022 11:50
Sejumlah siswa belajar menggunakan fasilitas wifi gratis di Sanggar Suluk Nusantara di Wilayah Perumahan Depok Mulya 1, Depok, Jawa Barat, Selasa (11/8/2020). Sri Wiwoho pemilik sanggar budaya sekaligus warga yang memprakarsai wifi gratis ini mengungkap Fasilitas wifi itu disediakan sebagai bentuk kepedulian atas kesulitan biaya untuk kebutuhan belajar daring

Jakarta, CNBC Indonesia - Tarif internet Indonesia terbilang cukup murah jika dibandingkan dengan negara-negara lain di dunia karena adanya persaingan yang ketat antar operator seluler. Bahkan harganya termurah kedua setelah India.

"Dari sisi tarifnya contohnya untuk layanan internet rata-rata di Indonesia cukup rendah. Untuk paket 1 GB itu Rp 6 ribu. Dan dibandingkan negara lain kita nomor 2 setelah India," kata Direktur Telekomunikasi Ditjen PPI Kementerian Kominfo, Aju Widya Sari, dikutip dari kanal Youtube Selular TV, Senin (4/4/2022).

"Cukup ketat persaingan internet dan mobile broadband Indonesia. Produk paket yang ditawarkan cukup banyak. Khusus paket 1GB range Rp 6 ribu harga sangat rendah dibandingkan negara lain".


Dalam pemaparan yang disampaikan Aju, Indonesia menempati posisi ke 12 harga internet termurah dari 230 negara di dunia. Selain itu harga internet dalam negeri menjadi yang paling murah di kawasan Asia Tenggara.

Sementara itu dalam pemaparan juga terlihat jika harga rata-rata 1GB Indonesia adalah US$0,42 (Rp 6 ribu). Dengan harga termurahnya US$0,17 (Rp 2.400an) per giga.

Dari laporan Kominfo tahun 2021, terlihat harga kuota kurang atau hingga 1GB berada di rentang Rp 5-7 ribu per GB. Kuota lebih dari 1GB hingga atau kurang dari 2GB adalah Rp 6-13 ribu.

Sementara kuota lebih 2GB hingga atau kurang dari 10GB antara Rp 4-11 ribu. Kuota lebih dari 10 GB adalah Rp 2-7 ribu.

Aju menjelaskan produk yang ditawarkan oleh operator seluler cukup banyak. Bulan ke bulannya bisa mencapai 1000an produk internet.

"Dan produk-produk ini menunjukkan betapa ketatnya persaingan di industri mobile broadband," jelasnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Tarif Data RI Paling Murah di ASEAN, Untung atau Rugi?


(npb/roy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading