Terungkap! Raksasa Migas ExxonMobil Menambang Bitcoin

Tech - Intan Rakhmayanti Dewi, CNBC Indonesia
28 March 2022 14:10
FILE PHOTO: An airplane comes in for a landing above an Exxon sign at a gas station in the Chicago suburb of Norridge, Illinois, U.S., October 27, 2016. REUTERS/Jim Young/File Photo                           GLOBAL BUSINESS WEEK AHEAD

Jakarta, CNBC Indonesia - ExxonMobil, produsen minyak dan gas ternama di AS, sedang menguji coba proyek menambang bitcoin di North Dakota.

Proyek ini dibocorkan oleh seorang sumber anonim kepada CNBC International. Selama lebih dari setahun, Exxon telah bekerja untuk mengembangkan proyek tersebut dengan Crusoe Energy Systems.

Perusahaan yang berbasis di Denver Teknologi Crusoe itu membantu ExxonMobil mengubah energi yang terbuang, atau gas suar, menjadi sumber daya yang berguna, demikian dikutip dari CNBC Internasional, Senin (28/3/2022)


Mirip dengan skema penambangan ConocoPhillips di wilayah Bakken Dakota Utara, Exxon mengalihkan gas alam yang seharusnya dibakar menjadi generator.

Dan mengubah gas menjadi listrik yang digunakan untuk menggerakkan kontainer pengiriman yang penuh dengan ribuan penambang bitcoin. Exxon meluncurkan uji coba pada akhir Januari 2021 dan memperluas pembangunannya pada Juli.

Sementara Exxon belum berbicara banyak Eric Obrock, seorang veteran 10 tahun di perusahaan tersebut, mengatakan di profil LinkedIn-nya bahwa dari Februari 2019 hingga Januari 2022, dia mengusulkan dan memimpin proyek komersial dan teknis pertama yang sukses. Demonstrasi penggunaan penambangan Bitcoin Proof-of-Work sebagai alternatif yang layak untuk pembakaran gas alam di patch minyak.

Obrock, di profilnya menuliskan sebagai penasihat prospek industri NGL, mengacu pada pasar cairan gas alam. Obrock mengatakan kepada CNBC Internasional, melalui pesan LinkedIn bahwa dia tidak dapat berbicara kepada media tentang topik ini. Begitupun dengan Exxon yang juga masih bungkam soal proyek ini.

Proyek bitcoin Exxon sebenarnya bukan tentang menghasilkan uang dari cryptocurrency. Tapi sebaliknya, perusahaan dapat mengurangi emisi sebagai bagian dari upaya industri untuk memenuhi tuntutan lingkungan yang lebih tinggi.

Pada awal Maret, Exxon bergabung dengan perusahaan minyak lainnya dalam berkomitmen pada inisiatif "Zero Routine Flaring by 2030" Bank Dunia yang diperkenalkan pada tahun 2015.

Jenis pengaturan penambangan kripto yang dilakukan dengan Crusoe, tercatat berhasil mengurangi emisi setara CO2 sekitar 63% dibandingkan dengan pembakaran berkelanjutan.

Pekerjaan penambangan bitcoin Exxon di North Dakota pertama kali dilaporkan oleh Bloomberg, yang mengatakan perusahaan juga mempertimbangkan proyek pilot serupa di Alaska, Terminal Qua Iboe di Nigeria, ladang serpih Vaca Muerta Argentina, Guyana dan Jerman.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Alert! Bitcoin Hampir Habis, Segini yang Bisa Ditambang


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading