Omicron Gejalanya Ringan, Kemenkes Ungkap Penyebabnya

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
10 February 2022 18:20
Abdul Kadir dalam Keterangan Pers: Update Penanganan Pandemi COVID-19. (Tangkapan Layar Youtube)

Jakarta, CNBC Indonesia - Infeksi Covid-19 varian omicron sedang meningkat pesat di tanah air. Namun sebagian besar gejalanya adalah ringan dan orang tanpa gejala (OTG). Gejalanya tak seberat varian Delta. Kenapa?

Direktur Jenderal Layanan Kesehatan Kemenkes Abdul Kadir mengatakan kasus infeksi Covid-19 varian omicron meningkat drastis 3-5 kali dari varian Delta. Namun hal yang menggembirakan gejalanya tidak seberat yang ditimbulkan varian Delta.

"Kenapa jumlah kasusnya banyak tetapi masuk rumah sakit sedikit? Itu karena gejalanya ringan dan tidak bergejala. Kenapa ringan, karena sudah melakukan vaksinasi masif, vaksinasi membantu, gejalanya ringan dan OTG. Walau terinfeksi gejalanya ringan karena vaksinasi," ujarnya dalam konferensi pers digital di Jakarta, Kamis (10/2/2022).


Abdul Kadir menambahkan bagi masyarakat siapapun yang positif Covid-19 omicron tidak perlu cemas, was-was dan gelisah. Mereka yang bergejala ringan dan OTG cukup isolasi mandiri dan isolasi terpusat bila rumah tida memadai dan menggunakan fasilitas telemedisin.

"Teman-teman yang terkonfirmasi omicron ringan dan tanpa gejala untuk tidak berlomba ke rumah sakit," terangnya.

"Rumah sakit untuk terinfeksi sedang, berat, dan kritis. Agar rumah sakit kita tidak terbebani perawatan tidak perlu. Tenaga kesehatan tidak mengalami tekanan berat," jelasnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Gejala Omicron atau Flu Biasa? Ini Cara Mudah Membedakannya


(roy/roy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading