Cek! Ini Gejala Omicron Bagi Kamu yang Sudah Divaksin Booster

Tech - Intan Rahkmayanti Dewi, CNBC Indonesia
09 February 2022 07:45
Gambar Cover, Omicron Merajalela

Jakarta, CNBC Indonesia - Bagi kamu yang sudah mendapatkan vaksinasi booster, bukan berarti bisa lolos dari kemungkinan terkena Covid-19 varian Omicron.

Namun kemungkinan bagi orang yang sudah divaksin booster, akan mengalami gejala yang lebih ringan dibandingkan yang belum mendapat vaksin dosis lengkap.

Untuk mengetahuinya, berikut ini beberapa gejala Omicron bagi orang yang sudah divaksin booster, dirangkum dari laman Best Life, Selasa (9/2/2022).


Gejala Pilek

Menurut Maya Clark-Cutaia, profesor di New York University Meyers College of Nursing, orang yang sudah divaksin dan terinfeksi Omicron cenderung mengeluhkan sakit kepala, nyeri tubuh dan demam.

"Gejalanya seperti pilek yang parah," ungkapnya.

Sementara sesak napas, batuk dan gejala mirip flu terjadi pada mereka yang terinfeksi namun belum divaksinasi.

Direktur Kesehatan Global Pengobatan Darurat di New York-Presbyterian dan Pusat Medis Universitas Columbia Craig Spencer mengatakan orang yang menerima booster mungkin merasakan gejala sakit tenggorokan.

Sementara bagi mereka yang sudah divaksin dua dosis punya gejala kelelahan dan batuk, namun tidak ada sesak napas.

Tidak Demam dan Kehilangan Bau serta Rasa

Judith O'Donnel selaku Kepala Bagian Penyakit Menular di Penn Presbyterian Medical Center mengatakan, tidak banyak yang mengalami demam bagi orang yang terinfeksi sudah divaksin dan menerima booster. Kemungkinan gejala yang timbul adalah pilek.

"Orang yang divaksinasi punya gejala pilek, hidung tersumbat, pilek, sakit tenggorokan, namun tidak demam. Jika Anda divaksinasi dan dibooster dan itu adalah gejala yang dialami, mungkin terkena Covid-19," jelasnya.

Selain itu, gejala kehilangan indera perasa dan bau kurang umum untuk Covid-19 Omicron.

Tingkat Keparahan yang Berbeda

Spesialis Penyakit Menular di University of California Peter Ching-Hong mengatakan orang yang divaksinasi dan mendapatkan booster nampaknya punya gejala yang tidak terlalu parah. Selain itu juga waktu sakitnya berlangsung lebih singkat.

Ia mengatakan orang yang tidak divaksinasi akan bergejala selama lima hari atau lebih. Namun mereka yang menerima vaksin lengkap hanya punya gejala 1-2 hari.

Orang Tidak Divaksin Dirawat di Rumah Sakit

Mereka yang tidak divaksin berisiko untuk mendapat perawatan di rumah sakit. Meskipun tim ilmuwan di Case Western Reserve University menemukan risiko pada Omicron di AS setengah dari Delta, tapi masih memungkinkan terutama pada orang yang tidak divaksinasi.

Sementara menurut Daniel Griffin selaku spesialis penyakit menular di ProHealth New York, orang yang tidak divaksin mendapatkan penyakit lebih sistematik seperti pneumonia dengan Omicron.

"Faktanya saya belum merawat orang yang mendapat booster di rumah sakit saat ini dengan Covid, menunjukkan mereka adalah pasien rawat jalan dan sembuh di rumah," kata Griffin.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Gejala Omicron Lebih Ringan dari Varian Delta, Ini Alasannya


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading