Harta Zuckerberg 'Lenyap' Rp 416 T, Jeff Bezos Menang Banyak

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
04 February 2022 12:34
Seen on the screen of a device in Sausalito, Calif., Facebook CEO Mark Zuckerberg announces their new name, Meta, during a virtual event on Thursday, Oct. 28, 2021. Zuckerberg talked up his latest passion -- creating a virtual reality

Jakarta, CNBC Indonesia - Saham Meta, induk perusahaan Facebook, dilaporkan menurun mencapai 26%. Ini juga membuat kekayaan saham bosnya, Mark Zuckerberg ikut anjlok sebanyak US$29 miliar atau sekitar Rp 416,8 triliun.

Dengan penurunan tersebut, Forbes mencatat kekayaan bersih pendiri dan Chief Executive Officer Meta itu menjadi US$85 miliar atau Rp 1.222 triliun. Zuckerberg diketahui memiliki 12,8% saham dari raksasa teknologi dunia tersebut, dikutip dari Reuters, Jumat (4/2/2022).

Setelah penurunan kekayaan ini, Zuckerberg menempati urutan ke-12 orang terkaya dunia versi Forbes. Dia berada di belakang pebisnis asal India, Mukesh Ambani dan Gautam Adani.


Reuters menyebut penurunan kekayaan Zuckerberg itu jadi salah satu yang terbesar setelah Elon Musk. November lalu, bos Tesla itu kehilangan US$35 miliar dan sempat bertanya pada pengikutnya di Twitter apakah dia harus menjual 10% sahamnya di perusahaan itu.

Perdagangan saham teknologi masih bergejolak. Reuters mengatakan karena investor berjuang memperhitungkan dampak inflasi tinggi dan perkiraan kenaikan suku bunga.

Sebaliknya, kekayaan Jeff Bezos bertambah US$20 miliar setelah pendapatan luar biasa dari Amazon. Pria 58 tahun itu memiliki 9,9 persen di perusahaannya, ungkap data Refinitiv.

Laba kuartal liburan dari Amazon melonjak. Ini berkat investasi pada perusahaan kendaraan listrik Rivian, serta juga mengungkapkan akan menaikkan harga langganan tahunan Prime di Amerika Serikat (AS), saham Amazon juga dikabarkan naik 15%.

Kekayaan bersih Bezos naik 57% menjadi US$177 miliar dari 2021 menurut laporan Forbes. Amazon mendapat untung besar selama pandemi karena banyak orang bergantung pada belanja online.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

6 Alasan Induk Facebook Meta dalam Masalah


(npb/roy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading