'Raja' Bitcoin Cs Berbondong-bondong Pindah ke Sini, Ada Apa?

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
20 January 2022 09:50
This Jan. 27, 2019 photo courtesy of Edgar Gracia shows

Jakarta, CNBC Indonesia - Ada sebuah tren yang dilakukan oleh para investor, trader, dan startup uang kripto saat ini. Yakni, berpindah ke Puerto Rico, sebuah wilayah yang masuk dalam kedaulatan Amerika Serikat (AS). Ada Apa?

Wilayah ini dianggap para trader uang kripto memiliki beberapa kelebihan. Salah satunya pajak. Mereka yang menghabiskan waktu minimal 183 hari di pulau itu setiap tahun akan mendapatkan potongan pajak besar.

Hal yang lebih spesial lagi diperoleh oleh pemegang paspor AS, dimana mereka tidak harus membayar pajak atas capital gain jika kualifikasi tertentu terpenuhi.


Insentif ini mendorong pelaku pasar untuk pindah dan membawa serta anak istrinya. Salah satunya adalah pengusaha kripto dan investor asal New York, David Johnston.

"Di situlah semua temanku berada. Saya tidak punya satu teman pun yang tersisa di New York, dan mungkin pandemi mempercepat ini, tetapi masing-masing dari mereka telah pindah ke Puerto Rico," katanya kepada CNBCInternational, Minggu (20/1/2022).

Saat ini, ia mengatakan seluruh gedung kantornya dipenuhi oleh perusahaan start-updan kripto. Pasalnya, selain pajak untuk kripto, Puerto Rico juga hanya menerapkan pajak 4% bagi perusahaan dan bisnis.

"Pantera Capital (dana crypto) ada di lantai lima dan kemudian ada ruang kerja bersama di lantai enam. Perusahaan saya, DLTx, kami mengambil alih lantai delapan, dan NFT.com mengambil alih lantai dua belas. Itu semua terjadi dalam 12 bulan terakhir," pungkasnya lagi.

Sementara itu, pengacara dan konsultan pajak Giovanni Mendez juga mengkonfirmasi bahwa permintaan untuk pindah ke Puerto Rico melonjak dalam beberapa waktu terakhir. Ini didorong oleh pandemi yang membuat masyarakat untuk semakin bermain kripto.

"Saya benar-benar tidak mengharapkan banyak orang untuk bergerak dengan segala sesuatu yang terjadi dengan pandemi, tetapi sebaliknya, banyak orang sebenarnya hanya memutuskan untuk menarik pelatuknya," kata Mendez. "Itu tentu ditambah dengan peningkatan nilai aset kripto."

Selain Johnston, beberapa figur terkenal dunia juga diketahui sedang memusatkan aktivitasnya disana.Whistleblower Facebook Frances Haugen, yang mengatakan kepada New York Times bahwa ia membeli kripto pada waktu yang tepat, pindah dari San Francisco ke Puerto Rico tahun lalu.

Lalu, ada juga bintang YouTube dan investor NFT Logan Paul yang memutuskan untuk mendirikan toko di sana seperti yang sebelumnya dilakukan miliarder kripto Brock Pierce.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Warning Wamendag: Kripto Bukan Mata Uang RI, Tapi Komoditas


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading