Dari NFT Sampai Stablecoin, Ini Prediksi Kripto Tahun 2022

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
06 January 2022 20:24
Infografis, Top Gainers dan Top Losers Kripto Sepekan Foto: Ilustrasi cryptocurrency (Edward Ricardo Sianturi/CNBC Indonesia)

Jakarta, CNBC Indonesia - Seperti tahun lalu, cryptocurrency diramal akan tetap eksis pada 2022 ini. Mulai dari NFT yang makin berkembang hingga peretasan yang lebih besar lagi.

Laman Cnet bertanya pada sejumlah ahli untuk memprediksi kripto di tahun ini. Berikut beberapa prediksinya, dikutip Kamis (6/1/2021):

1. Kripto Bergerak Lebih Jauh
Perusahaan akan mencoba mencari tahu bagaimana kripto cocok dengan bisnis mereka. Denelle Dixon selaku CEO Stellar Development mengharapkan lebih banyak fokus kripto pada utilitas daripada yang berfokus pada sensasi.


"Kita akan melihat lebih banyak fokus pada kasus penggunaan yang mendorong nilai nyata. Dan lebih banyak diskusi mengenai inklusi keuangan," ungkapnya.

2. Perkembangan NFT
Tahun lalu, NFT memang banyak dibicarakan. Dari penggunaannya hingga harga penjualan.

Sejumlah pengama melihat NFT di masa depan akan menawarkan akses ke penjualan khusus atau produk edisi terbatas. Salah satu pendiri OpenSea, Alex Atallah mengatakan NFT nantinya bisa digunakan untuk mencatat kepemilikan aset unik apapun.

Attalah menambahkan industri gamer akan meningkatkan potensi NFT. Selain itu dia juga menyinggung soal Metaverse yang kemungkinan akan bersinggungan dengan sektor tersebut.

"Gamer sudah terbiasa peduli dengan barang-barang digital sehingga potensi NFT sangat besar: beberapa juta pengguna NFT dibandingkan dengan hampir 3 miliar gamer," kata Atallah. "Kami melihat beberapa perkembangan menarik dalam hal persimpangan NFT, game dan Metaverse."

3. Peretasan
Kripto menyumbangkan aktivitas pembayaran serangan ransomware bernilai jutaan dolar tahun 2021. Penyebabnya adalah uang ini sulit dilacak, tanpa batas dan saat sudah dibayar, hampir tak mungkin untuk melepasnya.

Tahun ini mungkin tak jauh berbeda, dengan pegawai teknologi senior di Chainalysis, Gurvais Grigg serta ahli lainnya mengatakan industri baru dengan perkembangan di perbatasan kripto menjadi target populer pelaku keamanan siber tahun ini.

"Penjahat cenderung mengeksplorasi DeFi sebagai target peretasan dan sebagai sarana untuk mencoba pencucian dana," kata dia.

"Sebab DeFi yang baru dan ledakan adopsi pada pasar negara maju, platform ini jadi sasaran penjahat berpengalaman yang pernah melakukan peretasan serupa sebelumnya".

4. Stablecoin
Stablecoin, subkategori kripto, bakal sering didengar di tahun ini. Stablecoin punya peran penting untuk mengubah cryptocurrency jadi yang bisa digunakan dengan mudah untuk melakukan transaksi dalam sehari-hari.

"Orang harus mulai memperhatikan tren stablecoin baik media pembayaran dan sebagai mata uang digital dolar. Kasus penggunaan pada pembayaran lintas batas, bantuan, pembayaran penyelesaian instan berkembang mulai tahun 2021 dan kita akan melihat lebih banyak lagi pada tahun 2022," jelas wakil presiden produk perusahaan fintech Circle, Rachel Mayer.

5. Aturan Kripto
Mungkin tinggal tunggu waktu saat kripto dapat banyak aturan. Bulan Desember lalu, eksekutif dari enam perusahaan kripto dipanggil ke House Financial Sevices Comittee membahas potensi adanya undang-undang di masa depan.

"Saya pikir akan lebih banyak percakapan mengenai kripto dan Blockchain," ungkap Dixon salah seorang yang bersaksi saat itu.

"Namun saya hanya berpikir dengan melakukan percakapan ini, kita akan melihat pembuat kebijakan serta regulator lebih fokus dan mudah-mudahan, akan lebih banyak bisnis tradisional lebih fokus pada hal itu".


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Walmart Akan Kembangkan Metaverse dan Uang Kripto


(npb/npb)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading