Nigeria Musnahkan 1 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca Kedaluwarsa

Tech - Eqqi Syahputra, CNBC Indonesia
23 December 2021 20:45
Ilustrasi Vaksin AstraZeneca (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Nigeria menghancurkan lebih dari satu juta dosis vaksin Covid-19 produksi AstraZeneca yang kedaluwarsa. Hal tu dilakukan untuk meyakinkan masyarakat bahwa tidak ada vaksin kedaluwarsa yang beredar dan disuntikkan ke masyarakat.

Direktur Eksekutif Badan Pengembangan Perawatan Kesehatan Primer Nasional Faisal Shuaib mengatakan kekurangan pasokan vaksin di Nigeria memaksa pemerintah setempat untuk memiliki stok vaksin dalam jumlah yang banyak. Meski mereka tahu bahwa vaksin-vaksin tersebut memiliki durasi penyimpanan yang pendek.

"Kami telah berhasil menarik 1.066.214 dosis vaksin AstraZeneca yang kedaluwarsa. Kami telah menepati janji kami untuk transparan kepada warga Nigeria. Penghancuran hari ini adalah kesempatan bagi warga Nigeria untuk percaya pada program vaksinasi kami," kata Shuaib.


Penghancuran itu sendiri dilaksanakan, Rabu (22/12/2021) kemarin. Penghancuran tersebut juga dilakukan setelah otoritas kesehatan setempat mengatakan beberapa dosis Covid-19 yang disumbangkan oleh negara-negara barat memiliki durasi penyimpan yang pendek.

Menurut laporan dari Reuters pada 7 Desember lalu, sekitar satu juta vaksin Covid-19 telah kedaluwarsa sejak November lantaran tidak digunakan. Penghancuran tersebut dilakukan di tempat pembuangan sampah di Abuja, dengan menggunakan buldoser untuk menghancurkan vaksin AstraZeneca yang dikemas dalam kotak kardus dan plastik.

Menteri Kesehatan Nigeria Osagie Ehanire mengatakan, Nigeria tidak akan lagi menerima vaksin dengan durasi penyimpanan yang pendek.

World Health Organization (WHO) menyatakan kalau sebanyak 2.971.729 dosis vaksin telah diberikan di Nigeria pada 19 Desember lalu. Pakar kesehatan mengatakan Nigeria perlu melipatgandakan upaya vaksinasi dari sekitar 100.000 dosis sehari untuk memenuhi targetnya untuk menginokulasi lebih dari setengah populasi pada akhir tahun depan.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Vaksin Sinovac-Pfizer-AstraZeneca Vs Varian Delta, Kuat Mana?


(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading