Nike 'Menghilang' dari Toko Sepatu Raksasa Ini, Ada Apa?

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
09 December 2021 15:45
Nike (Reuters/Grigory Dukor)_

Jakarta, CNBC Indonesia - Nike menghentikan menjual produknya di toko sepatu terbesar Amerika Serikat, DSW, mulai tahun depan. Sebab perusahaan akan menjual produknya di kanal penjualannya milik sendiri.

Nike telah mengumumkan rencana itu, termasuk beralih melakukan penjualan lewat toko, situs web, aplikasi, dan ritel terpilih.

Nike dalam beberapa tahun terakhir sudah memangkas jumlah ritel tradisional. Ini dilakukan untuk meningkatkan keuntungan serta memperketat kontrol cara produknya dipamerkan, dikutip CNN Internasional, Kamis (9/12/2021).


Dalam earning call, Designer Brands yang merupakan induk usaha DSW mengatakan Nike mengirimkan produk terakhirnya ke toko pada bulan September. Jadi setelah DSW menjualnya di toko maupun online, maka produk Nike akan hilang sepenuhnya.

Keputusan ini membuat DSW kehilangan pemasok produk atletik terbesar. Nike menyumbang 7% dari total penjualan DSW tahun 2020 lalu.

Meski begitu, DSW yakin bisa menambah pendapatannya merek atletik lain. "Kami benar-benar mendapatkan hasil kuat di seluruh portofolio atletik kami," ungkap CEO Designer Brands, Roger Rawlins.

Strategi Nike sudah diumumkan sejak 2017 lalu. Pada bulan September lalu, kepala keuangan Nike Matthew Friend menyebutkan merek sudah keluar 50% dari mitra ritelnya. Saat itu, Nike mengatakan akan berfokus pada sumber daya, pemasaran dan produk unggulan di 40 mitra ritel termasuk Foot Locker dan Dick's Sporting Goods.

CNN menuliskan dengan menjual barang di situs web dan toko fisik sendiri maka akan memberikan keuntungan Nike lebih dari dua kali lipat. Perusahaan juga bisa mengontrol lebih ketat atas pengalaman dan harga belanjanya.

Bukan hanya Nike, Rivals Under Armour dan Adidas juga melakukan hal yang sama. Keduanya menarik diri dari mitra ritail dan membangun kanal penjualan langsung ke konsumen.


[Gambas:Video CNBC]

(npb/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Artikel Terkait
Features
    spinner loading