AS Sarankan Orang Ini Disuntik Vaksin Covid-19 Empat Kali

Tech - roy, CNBC Indonesia
28 October 2021 12:56
Vaksin Covid-19 Pfizer. (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Orang dengan kondisi kesehatan tertentu yang membuat mereka mengalami gangguan kekebalan sedang atau parah kemungkinan harus mendapatkan empat kali vaksin Covid-19 Pfizer atau Moderna. Ini merupakan pedoman terbaru dari Centers for Disease Control and Prevention AS.

CDC sendiri diketahui telah mengizinkan orang-orang yang mengalami gangguan sistem kekebalan yang berusia 18 tahun ke atas mendapatkan vaksin Covid-19 ketiga, namun ini tidak disebut sebagai booster atau vaksin penguat.

Sebuah Studi dari Johns Hopkins University menunjukkan orang dengan yang mengalami gangguan kekebalan yang telah divaksin lebih besar kemungkinannya masuk rumah sakit dan meninggal ketika terinfeksi Covid-19 dibandingkan orang kebanyakan yang telah divaksin.


Penelitian tersebut menunjukkan vaksin booster meningkatkan antibodi respons dari mereka yang mengalami gangguan kekebalan. Penyuntikkan vaksin dosis keempat disarankan diberikan 6 bulan setelah dosis ketiga.

Orang dengan gangguan kekebalan sedang hingga berat di antaranya adalah mereka yang dalam pengobatan kanker aktif untuk kanker darah atau tumor, transplantasi organ tertentu dan penerima sel induk, orang dengan HIV lanjut atau tidak diobati, dan mereka yang menggunakan kortikosteroid dosis tinggi atau obat lain yang dapat menekan sistem kekebalan mereka.

CDC memperkirakan sekitar 9 juta orang yang tinggal di AS, atau sekitar 2% dari populasi, termasuk dalam kategori ini. Setelah mendapatkan vaksin CDC merekomendasikan mereka yang mengalami gangguan sistem kekebalan untuk berusaha menghindari keramaian dan ruang berventilasi buruk, dan harus menggunakan masker di ruang publik dalam ruangan.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading