Mungkinkah Matahari Terbit dari Barat? Ini Penjelasan NASA

Tech - Tim, CNBC Indonesia
01 September 2021 17:10
This illustration from NASA shows the Parker Solar Probe spacecraft approaching the sun. Launched in August 2018, the spacecraft will get a gravity assist Wednesday, Oct. 3, 2018, as it passes within 1,500 miles of Venus. The flyby is the first of seven that will draw Parker ever closer to the sun. (Steve Gribben/Johns Hopkins APL/NASA via AP)

Jakarta, CNBC Indonesia - Setiap hari di Bumi, Matahari selalu terbit di timur kemudian tenggelam di barat. Lantas bisakah Matahari terbit dari Barat.

Di Bumi, Matahari, Bulan, planet-planet dan bintang-bintang semuanya terbit di timur dan terbenam di barat. Alasannya, bumi perputar ke arah timur, seperti dikutip dari situs resmi NASA, Rabu (1/9/2021).

Namun berbeda halnya jika manusia berada di planet Venus. Pada planet tetangga Bumi ini, matahari terbit dari barat dan tenggelam di timur. Hal ini terjadi karena Venus berputar pada porosnya ke belakang.


Venus berotasi sangat lambat. Dibutuhkan sekitar 243 hari Bumi untuk sekali putaran. Dibutuhkan 225 hari Bumi bagi Venus untuk mengelilingi Matahari. Itu berarti satu hari di Venus sedikit lebih lama dari satu tahun di Venus.

Dampak dari panjang hari dan tahun serupa, satu hari di Venus tidak seperti satu hari di Bumi. Di Bumi, Matahari terbit dan tenggelam sekali setiap hari. di Venus Matahari terbit setiap 117 hari Bumi. Artinya Matahari hanya terbit dua kali dalam setahun di Venus.

Venus merupakan planet pertama yang dieksplorasi oleh pesawat ruang angkasa. NASA berhasil mendarat di sana menggunakan Mariner 2 pada 14 Desember 1962. Namun penjelajahan tidak bertahan lama karena panas yang ekstrem dan tekanan yang berat.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading