Kisah Nyata Efek Jitu Vaksin Covid-19 Pada Lansia 100 Tahun

Tech - Lynda Hasibuan, CNBC Indonesia
17 August 2021 13:40
Infografis/ Belum Punya NIK atau KTP Tetap Bisa Vaksin, ini mekanismenya/ Aristya Rahadian

Jakarta, CNBC Indonesia - Efektivitas vaksinasi Covid-19 terbukti mampu memberikan perlindungan bagi mereka dari keparahan dan kematian akibat penyakit yang disebabkan infeksi virus corona itu. Vaksin Covid-19 juga memberikan efek perlindungan maksimal pada lansia.

Hal itu terjadi pada Eddy Yoshawirja, penerima vaksin Covid-19 tertua di Indonesia. Ia menjalani vaksinasi Covid-19 di RS Santo Borromeus, Bandung, pada awal Maret 2021. Saat itu usianya 99 tahun 9 bulan.

Keputusan itu tak lepas dari dukungan keluarga. Sang anak, Benny Bernadus, mengatakan, setelah berdiskusi mengenai pemberian vaksin, mereka sekeluarga sepakat agar Eddy divaksinasi.

"Vaksin Covid-19 ini sangat menolong. Vaksin adalah penyelamat ayah saya saat terkena Covid-19," kata Benny saat hadir mendampingi Eddy secara virtual dalam forum diskusi yang diselenggarakan KPCPEN, Jumat (13/8/2021).


Benny bercerita, selang beberapa lama usai menerima vaksin Covid-19, Eddy terkonfirmasi positif Covid-19. Setelah ditelusuri, ia ternyata tertular dari salah satu perawat.

Sang anak mengatakan perawat tidak tahu dirinya sudah terinfeksi Covid hingga akhirnya menularkan virus tersebut pada Eddy.

Awal mula sang ayah terkonfirmasi positif Covid-19 diketahui keluarga berdasarkan gejala batuk yang dideteksi seorang dokter RS Borromeus, Bandung, Jawa Barat, saat berkunjung untuk memantau perawatan rutin Eddy di rumah.

Eddy juga sempat diinfus selama dua hari setelah terinfeksi Covid-19 dan sempat dibantu oksigen. Beruntung rata-rata saturasi oksigen selama dirawat tidak kurang dari 90.

Setelah sekitar dua pekan menjalani isolasi mandiri, kata Benny, sang ayah mulai menunjukkan kondisi kesehatan yang semakin membaik.
"22 Juni 2021 kena, 25 Juni cek antibodi sudah 182,5 ini 4 kali dari normal. Jadi vaksinnya efektif," ujar Benny.

Berita selengkapnya >>> Klik di sini


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Menteri Erick: 10,1 Juta Orang Vaksinasi Lewat Jalur Mandiri


(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading