Waspada! Hacker Rampok Beraksi, Curi Uang Kripto Rp 8,7 T

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
11 August 2021 12:50
Ilustrasi peretasan jaringan internet

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah perampokan cryptocurrency (uang kripto) terbesar baru saja terjadi. Dikabarkan para peretas berhasil menggondol uang kripto sekitar US$600 juta atau Rp 8,7 triliun.

Laporan ini berasal dari situs Blockchain, Poly Network yang mengatakan para peretas telah mengeksplorasi kerentanan dalam sistemnya. Situs itu juga mengaku ribuan token digital berhasil diambil salah satunya adalah Ether.

Poly Network dalam unggahan Twitternya mendesak pencuri untuk bisa melakukan komunis dan mengembalikan aset yang diretas, seperti dikutip BBC, Rabu (11/8/2021).


"Jumlah uang yang Anda retas adalah salah satu yang terbesar dalam sejarah (keuangan terdesentralisasi)," kata Poly Network, serta menambahkan penegakan hukum akan menganggap ini sebagai kejahatan ekonomi utama dan memastikan para pelaku akan dikejar para aparat.

Dalam penyelidikan awal, Poly Network menyebutkan hacker berhasil mengeksplorasi 'kerentanan yang ada diantara panggilan kontak'. Lalu membuat setoran koin di sejumlah pertukaran diblokir, setelah jutaan dolar dalam token ditransfer dalam dompet cryptocurrency secara terpisah.

Dalam kejadian ini, para pelaku berhasil mendapatkan Ether senilai US$267 juta (Rp3,8 triliun), US$252 juta (Rp3,6 triliun) koin Binance dan US$85 juta (Rp1,2 triliun) dalam token USDC.

Kepala Eksekutif Binance, Changpeng Zhao mengatakan pihaknya tahu soal peretasan tersebut. Namun dia mengatakan tidak banyak yang bisa dilakukan.

Menurutnya, kelompok akan 'berkoordinasi dengan semua mitra keamanan kami untuk secara proaktif membantu'. Namun dia menambahkan tidak ada jaminan.

Poly Network sendiri merupakan penyedia keuangan atau DeFi yang terdenstralisasi. Ini memungkinkan pengguna melakukan transfer token pda satu Blockhain kepada jaringan yang berbeda.

Dalam skala, peretasan pada Poly Network sama seperti pelanggaran besar baru-baru ini di bursa seperti Coin check dan Mt Gox.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Berita Terbaru: Ini Alasan Hacker Rampok Rp 8,7 T Uang Kripto


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading