Ketahuan, Hacker Korut Disebut Rampok Cryptocurrency Rp 5,7 T

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
14 January 2022 19:05
Ilustrasi peretasan jaringan internet

Jakarta, CNBC Indonesia - Peretas (hacker) Korea Utara (Korut) dilaporkan berhasil mencuri cryptocurrency atau uang kipto mendekati US$400 juta atau setara Rp 5,72 triliun (asumsi Rp 14.300/US$). Dana ini dilakukan dalam 7 serangan yang sukses.

Ini merupakan laporan dari Chainalysis, sebuah perusahaan analis Blockchain. Laporan terebut menyebut para hacker Korut memiliki target utama perusahaan investasi dan platform penukaran cryptocurrency tersentralisasi, seperti dikutip dari BBC, Jumat (14/1/2022).

Korea Utara selalu membantah tundingan terlibat dalam serangan peretasan yang dikaitkan dengan mereka.


"Dari 2020 hingga 2021, jumlah peretasan yang terkait dengan Korea Utara melonjak dari empat menjadi tujuh, nilai yang berhasil dicuri dari aksi ini tumbuh 40%," tulis Chainalysis dalam laporannya.

Para hacker ini menggunakan sejumlah teknik, termasuk umpan phising, eksploitasi kode, dan malware untuk menyedot dana dari dompet digital yang terkoneksi internet miliki sebuah organisasi dan kemudian memindahkannya ke addresses yang dikendalikan Korea Utara.

Dompet digital yang terhubung ke internet dan jaringan cryptocurrency rentan terhadap peretasan. Para ahli merekomendasi pemilik cryptocurrency untuk memindahkan sebagian besar cryptocurrency yang tidak dibutuhkan ke dompet yang tak terhubung dengan internet.

Chainalysis menyebut kemungkinan serangan tahun lalu dilakukan oleh sebuah kelompok hacker bernama Lazarus Group, kelompok ini sudah dijatuhi sanksi oleh Amerika Serikat (AS). Kelompok ini diyakini dikendalikan oleh Reconnaissance General Bureau Korea Utara.

Lazarus Group sebelumnya dituduh terlibat dalam serangan ransomware "WannaCry", peretasan bank internasional dan rekening nasabah, serta serangan siber terhadap Sony Pictures pada 2014.

"Begitu Korea Utara menguasai dana tersebut, mereka memulai proses pencucian uang untuk menutupi aksi tersebut dan mencairkannya jadi uang tunai," tulis laporan itu.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading