Erick: 1,92 Juta Dosis Vaksin Gotong Royong Sudah Disalurkan

Tech - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
26 July 2021 11:33
Keterangan pers menteri terkait ratas mengenai pinjaman kredit usaha rakyat pertanian, Senin (26/7/2021). Ist

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan update terkini perihal program Vaksinasi Gotong Royong (VGR). Hal itu diungkapkan Erick usai mengikuti rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara virtual, Senin (26/7/2021).

"Untuk yang VGR itu kita sudah menerima 5,5 juta dari pada yang kita lakukan, dalam proses penungguan rilis dari BPOM izinnya ada 2,6 juta, yang sudah itu 2,9 juta, dan tentu kita sudah distribusikan itu 1,92 juta. Jadi ini untuk yang VGR," ujarnya.

Erick pun bersyukur lantaran proses itu berjalan lancar. Ia pun memastikan merek yang digunakan sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Menteri Kesehatan, yaitu Sinopharm.

"Jadi kita tidak memakai merek-merek yang dilakukan oleh vaksin gratis program pemerintah atau yang masuk pun ke dalam COVAX Facility atau GAVI ataupun ini di luar yang 500 ribu sumbangan (hibah dari UEA)," kata Erick.




Beberapa waktu lalu, Jokowi membatalkan program VGR Individu atau yang dikenal dengan sebutan vaksin berbayar. Dalam keterangan pers usai peresmian RS Pertamina Jaya Ekstensi Arafah Asrama Haji Embarkasi Jakarta secara virtual pada, Senin (19/7/2021), Erick bilang kalau program VGR akan terus berjalan.

"Ya saya rasa kan jelas bahwa dua program vaksin pemerintah itu, nanti Pak Budi (Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin) silakan tambahkan, tetapi kalau kami yang gotong royong itu kan jalan terus," ujarnya.

Menurut Erick, program VGR kerja sama PT Kimia Farma Tbk. dan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) dengan target 1,4 juta dosis sudah dimulai. Mayoritas faskes yang terlibat adalah swasta.

"Jadi yang saya tekankan tidak mungkin dengan pembangunan ekosistem sama-sama ini kita BUMN berdiri sebagai menara gading sendiri, gak mungkin, apalagi dengan vaksin gotong royong," kata Erick.

"Kita melibatkan banyak pihak swasta untuk bagian daripada penyuntikkan supaya hal ini bisa lebih cepat," lanjutnya.


[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading