Ini Vaksin Booster Untuk Sinopharm, Agar Tak Salah Suntik!

Tech - Intan Rakhmayanti Dewi, CNBC Indonesia
18 April 2022 15:00
Vaksin sinopharm. (REUTERS/Sebastian Castaneda)

Jakarta, CNBC Indonesia - Mempercepat program vaksinasi Covid-19 di Indonesia, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengizinkan dilakukannya program vaksinasi mandiri atau Vaksinasi Gotong Royong.

Program vaksinasi Gotong Royong diprakarsai oleh Kamar Dagang Indonesia (Kadin) dengan menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada karyawan dan keluarganya perusahaan swasta. Program ini mulai dijalankan pada Juli tahun lalu.

Dalam menjalankan vaksinasi Gotong Royong, vaksin yang digunakan tidak boleh sama dengan vaksin yang digunakan pemerintah. Yakni vaksin Sinovac dan AstraZeneca. Untuk vaksinasi Gotong Royong digunakan vaksin Sinopharm dan kemudian menyusul vaksin Cansino, seperti dikutip dari laman BioFarma, Senin (18/4/2022).


Bagi mereka yang sudah mendapatkan dua dosis vaksin Sinopharm wajib untuk mendapatkan vaksin booster. Syaratnya kurang lebih sama dengan yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan.

Vaksin booster diberikan kepada mereka yang berusia 18 tahun ke atas dan telah mendapatkan dua dosis vaksin atau divaksin penuh. Jarak suntikan kedua dengan booster adalah 6 bulan. Namun bagi lanjut usia, jaraknya diperpendek menjadi 3 bulan.

Bagi pengguna vaksin SInopharm vaksin boosternya menggunakan skema homolog. Artinya pengguna vaksin Sinopharm akan mendapatkan booster berupa vaksin Sinopharm dosis penuh atau 0,5 ml, seperti dikutip dari laman Kemenkes.

Berikut kombinasi vaksin booster yang ditetapkan oleh Kemenkes berdasarkan pertimbangan para peneliti dalam dan luar negeri serta sudah dikonfirmasi oleh Badan POM dan ITAGI, meliputi:

  • Untuk sasaran dengan vaksin primer Sinovac akan diberikan separuh dosis Astra Zeneca (0,25 ml), separuh dosis Pfizer (0,15 ml), atau dosis penuh Moderna (0,5 ml)
  • Untuk sasaran dengan vaksin primer Astra Zeneca akan diberikan dosis penuh Astra Zeneca (0,5 ml), separuh dosis Pfizer (0,15 ml), atau separuh dosis Moderna (0,25 ml)
  • Untuk sasaran dengan vaksin primer Pfizer akan diberikan dosis penuh Pfizer (0,3 ml), separuh dosis Moderna (0,25 ml), atau dosis penuh Astra Zeneca (0,5 ml)
  • Untuk sasaran dengan vaksin primer Moderna akan diberikan separuh dosis Moderna (0,25 ml)
  • Untuk sasaran dengan vaksin primer Janssen (J&J) akan diberikan separuh dosis Moderna (0,25 ml)
  • Untuk sasaran dengan vaksin primer Sinopharm akan diberikan dosis penuh Sinopharm (0,5 ml).


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Vaksin Booster Sinopharm Disebut Tak Bisa Lawan Omicron


(roy/roy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading