Berantas Spekulan! Kemenkes Tetapkan HET 11 'Obat' COVID-19

Tech - Cantika Adinda Putri, CNBC Indonesia
03 July 2021 14:40
Suasana Penjualan Obat dan Alat Kesehatan di Pasar Pramuka. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan memutuskan untuk menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk obat-obatan yang biasa dikonsumsi oleh pasien Covid-19.

Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, berdasarkan temuannya di lapangan ada segelintir oknum yang mencari keuntungan di tengah musibah pandemi saat ini.

Luhut bahkan meminta kepada Bareskrim Polri untuk dengan tegas melakukan tindakan hukum jika ditemukan adanya oknum yang menaik-naikan harga obat ini.


"Keliatan harga obat itu mulai tidak teratur, di naik-naikan. Seperti obat ivermectin sampai berapa puluh ribu, padahal itu di bawah Rp 10.000," jelas Luhut dalam konferensi pers, Sabtu (3/7/2021).

"Saya minta Kabareskrim, Komjen Agus Andrianto jangan ragu-ragu dalam keadaan darurat seperti, dari kejaksaan. Kita harus tindak tegas orang yang bermain-main dengan angka ini. Saya gak ada urusan siapa dia, gak ada urusan beking-beking. Pokoknya sampai ke akar-akarnya kita cabut saja," kata Luhut menegaskan.

Oleh karena itu, melalui Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor HK 1.7/Menkes/4826/2021 pemerintah memutuskan untuk mengatur 11 HET obat di masa pandemi. Aturan ini berlaku untuk seluruh apotek di Indonesia.

"Ada 11 obat yang sering digunakan dalam masa pandemi Coronavirus ini kita sudah atur harga eceran tertingginya. Negara hadir untuk rakyat. Saya tegaskan di sini seperti arahan Pak Menko, saya ulangi lagi, saya sangat tegaskan di sini, kami harapkan agar dipatuhi," jelas Menkes Budi dalam kesempatan yang sama.

Berikut 11 HET obat yang sudah diatur pemerintah:

- Favipiravir 200 mg tablet Rp 22.500
- Remdesivir 100 mg injeksi Rp 510.000
- Oseltamivir 75 mg kapsul Rp 26.500
- Intravenous immunoglobulin 5 persen 50 ml infus Rp 3.262.300
- Intravenous immunoglobulin 10 persen 25 ml infus Rp 3.965.000
- Intravenous immunoglobulin 10 persen 50 ml infus Rp 6.174.900
- Ivermectin 12 mg tablet Rp 7.500
- Tocilizumab 400 mg/20 ml infus Rp 5.710.600
- Tocilizumab 80 mg/4 ml infus Rp 1.162.200
- Azithromycin 500 mg tablet Rp 1.700
- Azithromycin 500 mg infus Rp 95.400


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading