Resmi! Indosat Rilis Layanan 5G, Ini 5 Wilayah Cakupannya

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
22 June 2021 13:15
Indosat

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten telekomunikasi asal Qatar, PT Indosat Tbk (ISAT) atau dikenal dengan Indosat Ooredoo secara resmi telah meluncurkan jaringan 5G. Namun baru beberapa kota saja yang bisa mengakses jaringan telekomunikasi ngebut itu.

Indosat baru menggelar 5G di Solo, Jakarta, Surabaya, Makassar, dan Balikpapan. Sayangnya, belum semua wilayah di kota tersebut bisa mencicipi jaringan 5G.

SVP-Head of Business Planning, Shatya Framudia mengonfirmasi memang belum semua wilayah yang bisa mengakses layanan baru tersebut. Namun pengguna bisa memilih dengan sejumlah syarat, termasuk memilih area point of interest.


"Coverage memilih area Point of Interest yang ada, penggunanya ada, pengguna handset juga sudah ada. Memang tidak seluruhnya [wilayah kena 5G]. Secara ekosistem sudah terbentuk," kata Shatya saat peluncuran 5G Indosat, Selasa (22/6/2021).

Dia mencontohkan di Solo, tersedia seperti di pusat layanan masyarakat dan area pusat pemerintahan. Cakupannya dipilih pada area yang memberikan manfaat untuk masyarakat.

Namun pada tahap berikutnya akan masuk ke manufaktur dan industri yang telah bermitra dengan Indosat Ooredoo.

"Tidak ter-cover seluruh solo, dipilih area-area yang memberikan manfaat ke masyarakat. Balkot [Balai Kota], sekolah," ungkapnya.

Indosat Ooredoo telah mengantongi Surat Keterangan Laik Operasi atau SKLO dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Pengumuman tersebut dilakukan pada 14 Juni 2021.

Dengan SKLO itu, Indosat telah bisa melakukan komersialisasi layanan 5G di Indonesia.

Untuk layanan 5G, Indosat menggunakan pita frekuensi 1,8 Ghz. Sementara lebar pita 20 Mhz dengan rentang 1837,5 Mhz hingga 1857,5 Mhz.

Dalam keterangan resmi, disebutkan bahwa peluncuran layanan 5G komersial merupakan bagian dari kemitraan baru ISAT dengan Pemerintah Kota Surakarta (Solo) untuk mendukung pemulihan ekonomi.

Kemitraan juga mencakup kolaborasi di ranah pemberdayaan UMKM, pendidikan talenta digital, dan pengembangan kota pintar (smart city).

Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo, Ahmad Al-Neama, mengumumkan kemitraan baru tersebut dan peluncuran layanan 5G di sebuah acara di Solo yang dihadiri oleh sejumlah tamu kehormatan, di antaranya Walikota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka; Duta Besar Qatar untuk Republik Indonesia, Fawziya Edrees Salman Al-Sulaiti; dan CEO Huawei Indonesia, Jacky Chen. Protokol kesehatan dan pembatasan sosial yang ketat diterapkan selama acara berlangsung.

"Saya sangat bersyukur dan bangga dapat meluncurkan layanan 5G komersial pertama Indosat Ooredoo di Solo untuk menunjukkan kekuatan transformatif 5G kepada anak muda, komunitas digital, dan bisnis di kota yang menakjubkan ini. Kami percaya teknologi ini akan membantu mengakselerasi transformasi digital masyarakat Indonesia dan mendorong inovasi bisnis di semua industri," kata Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo, Ahmad Al-Neama.

Dalam keterangan resmi itu, Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Johnny G. Plate, mengatakan meskipun 4G masih menjadi tulang punggung transformasi digital di Indonesia, pihaknya berharap komersialisasi 5G tahap awal ini dapat berkontribusi mewujudkan visi nasional menjadi digital powerhouse di kawasan.

"Mari bersama kita pastikan kehadiran layanan 5G ini akan membawa beragam manfaat bagi bangsa dan berdampak signifikan terhadap pemulihan ekonomi," kata Menkominfo.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading