Hore! 1 Juta Vaksin Sinopharm Sudah Mendarat di Indonesia

Novina Putri Bestari,  CNBC Indonesia
11 June 2021 16:50
Hore! 1 Juta Vaksin Sinopharm Sudah Mendarat di Indonesia
Foto: Vaksinasi Pelaku Transportasi dan Masyarakat Terminal di Terimanl Kp. Rambutan (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Indonesia kembali kedatangan vaksin Sinopharm pada Jumat siang (11/6/2021). Vaksin tersebut menjadi kedatangan ke-16 dengan jumlah mencapai 1 juta dosis.

Dengan tambahan vaksin ini, menambah vaksin Sinopharm yang sudah datang sebelumnya. Hingga saat ini Indonesia telah memiliki 2 juta dosis Sinopharm.

Dari keterangan resmi Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Sinopharm datang dibawa menggunakan pesawat Garuda Indonesia. Vaksin itu dikemas dalam 26 isolation box dengan ukuran 110cm x 100cm x 157cm dan estimasi berat kargo mencapai 10.244 kg.

Kedatangan Sinopharm sebelumnya dikonfirmasi oleh Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi. Vaksin Sinopharm ini akan digunakan dalam program Vaksin Gotong Royong.

"Selain itu, Insya Allah besok siang, Jumat 11 Juni 2021 akan tiba juta 1.000.000 vaksin Sinopharm yang akan digunakan untuk program vaksin Gotong Royong," kata Retno.

Vaksin Gotong Royong adalah program yang dilakukan secara mandiri dari perusahaan bagi para karyawannya. Selain Sinopharm, direncanakan program ini akan menggunakan CanSino.

Biaya vaksinasi pada program ini dibebankan pada perusahaan. Karyawan akan mendapatkan vaksin secara gratis.

Sebelumnya, pada Kamis Malam (10/6/2021), Vaksin AstraZeneca juga telah mendarat sebanyak 1.504.800 dosis. Kedatangan vaksin AstraZeneca kali ini datang melalui jalur multilateral, Covax Facility.

Dengan tambahan 1 juta dosis Sinopharm yang datang hari ini, Indonesia memiliki 94.728.400 dosis. Rinciannya adalah vaksin Sinovac 84,5 juta dosis, Az Covax Facility berjumlah 8.228.400 dosis serta 2 juta Sinopharm.

(dob/dob) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Peneliti AS Bongkar Mitos Gumpalan Darah Akibat Vaksin Covid


Most Popular
Features