Hidup Normal Gaes! 8 Negara Ini Sudah Lepas Masker, RI Kapan?

Tech - Cantika Adinda Putri, CNBC Indonesia
29 May 2021 11:50
People enjoy their time in an outside sitting area of a restaurant as a child plays in the foreground in Chicago's Navy Pier, Friday, May 14, 2021. The U.S. Centers for Disease Control and Prevention eased its guidelines, saying fully vaccinated people can resume activities without wearing masks. (AP Photo/Shafkat Anowar)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sejumlah negara mulai melonggarkan protokol kesehatan dan tampaknya sudah menuju kondisi normal seperti sebelum adanya pandemi Covid-19.

Di negara-negara tersebut, masyarakat diperbolehkan untuk tidak menggunakan masker di tempat umum. Pasalnya, di negara tersebut telah memvaksinasi 50% lebih warganya dan angka penularan virus corona juga berhasil ditekan.

Berikut deretan negara dan wilayah yang telah mencabut aturan wajib menggunakan masker di lokasi publik:


1. Selandia Baru

Pemerintahan Perdana Menteri Jacinda Ardern mulai melonggarkan aturan wajib bermasker sejak September 2020.

Ardern mendapat banyak pujian lantaran Selandia Baru menjadi salah satu negara dengan kisah sukses penanganan pandemi.

Keberhasilan Selandia Baru memberantas covid-19 ini tidak lepas dari tindakan cepat Pemerintahannya yang langsung melakukan lockdown setelah adanya 2.600 kasus dan 26 kematian akibat Covid-19.

Pada pertengahan Mei lalu Selandia Baru bahkan sudah mengizinkan konser musik digelar di Eden Park Stadium, Auckland, yang dihadiri oleh sekitar 50 ribu penonton tanpa aturan menjaga jarak dan menggunakan masker.

2. Korea Selatan

Korea Selatan (Korsel) merupakan negara paling baru yang membebaskan penggunaan masker. Pekan lalu, negara KPOP itu menegaskan masker tidak lagi diperlukan di luar ruangan mulai Juli bagi mereka yang sudah divaksin, setidaknya satu dosis vaksin Covid-19.

Dikutip dari Reuters, langkah tersebut merupakan upaya untuk mendorong penduduk yang lebih tua untuk mendapatkan vaksinasi. Korsel bertujuan untuk melakukan vaksinasi setidaknya 70% dari 52 juta penduduknya pada bulan September.

Orang yang diberi setidaknya satu dosis juga akan diizinkan berkumpul dalam jumlah yang lebih besar mulai Juni. Perdana Menteri Kim Boo-kyum mengatakan semua tindakan karantina akan disesuaikan pada Oktober setelah lebih dari 70% penduduk menerima dosis pertama.

3. Amerika Serikat

Pemerintahan Amerika Serikat (AS) mengizinkan warganya untuk beraktivitas tanpa menggunakan masker. Namun, dengan syarat harus sudah melakukan vaksinasi Covid-19 secara penuh atau dua kali.

Hal ini diungkapkan oleh Presiden AS Joe Biden melalui unggahan di laman Instagram resmi Gedung Putih. "Vaxxed or masker," ujar Biden dalam video boomerang tersebut.

Gedung Putih juga menambahkan keterangan dalam video tersebut mengenai persyaratan bagi warga AS yang ingin bisa melakukan kegiatan tanpa menggunakan masker. "Pilihan ada di tangan Anda. Divaksinasi atau kenakan masker sampai Anda melakukannya," tulis istana presiden itu.

AS sendiri menggunakan vaksin Pfizer/BioNTech, Moderna dan Johnson & Johnson. Vaksin yang dipakai memiliki efikasi 90%.

4. Hungaria

Perdana Menteri (PM) Hungaria Viktor Orban mengklaim pemerintahannya telah berhasil mengendalikan pandemi Covid-19. Dalam sebuah jumpa pers pada Jumat (21/5/2021), Orban menyebut Hungaria telah memvaksinasi hampir 5 juta warga.

Ia menambahkan bahwa saat ini adalah saat yang tepat untuk berpisah dengan penggunaan masker di tempat umum.

"Selamat tinggal, masker. Ini berarti kita telah berhasil mengalahkan pandemi gelombang ketiga," ujarnya.

Pemimpin sayap kanan itu juga menyebut akan mencabut sebagian besar pembatasan Covid-19, termasuk jam malam. Orban mengatakan, publik dapat mengadakan pertemuan hingga 500 orang.

Syaratnya, pertemuan diadakan di udara terbuka. Sementara acara di ruang tertutup berlaku untuk warga yang telah memiliki kartu vaksinasi.

Halaman Selanjutnya >> China

China sampai Israel
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading