GoTo Grup Lahir, Aplikasi Tokopedia & Gojek Dimerger?

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
18 May 2021 14:05
Gojek dan Tokopedia Bentuk GoTo (Dok. GoTo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Lahirnya GoTo, gabungan Gojek dan Tokopedia tidak melahirkan aplikasi baru. CEO Tokopedia, Wiliam Tanuwijaya mengatakan GoTo merupakan holding company dengan sejumlah lini bisnis.

"Tidak, GoTo jadi holding company yang memiliki beberapa lini bisnis," kata Wiliam dalam program Power Lunch CNBC Indonesia, Selasa (18/5/2021).

Dia mengatakan lini bisnis dalam GoTo adalah Gojek untuk transportasi pengiriman barang dan makanan, Tokopedia berfokus pada layanan jual beli online dan layanan keuangan di dalam Gopay.


Wiliam mencontohkan GoTo dengan Alphabet Inc, perusahaan holding global. Di dalam Alphabet Inc memiliki sejumlah produk juga seperti Google dan Youtube.

GoTo pun serupa dan membantah bakal ada aplikasi baru dengan nama tersebut. Selain itu Wiliam juga mengatakan driver tidak akan memiliki jaket baru dengan logo GoTo.

"Jadi tidak akan ada sebuah apliaksi yang bernama GoTo. Saya juga membaca banyak driver bertanya apakah jaket mereka akan berubah menjadi GoTo, tidak. Jadi mereka tetap menggunakan jaket Gojek," ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, CEO Gojek Kevin Aluwi mengatakan dengan kolaborasi kedua perusahaan diharapkan bisa memperkuat pengalaman pengguna. Selain itu juga memperkuat lini produk yang ditawarkan dalam ekosistemnya.

Menurutnya apabila konsumen senang dan loyal berada di sana, maka para mitrapun akan menikmati perkembangan tersebut.

"Kalau konsumen senang dan loyal, mitra UMKM 11 juta, UMKM tersebar di Indonesia UMKM restoran dan penyedia makanan sampai tokped menikmati perkembangan konsumen transaksi dan loyal kepada kami," jelasnya.

Termasuk juga dengan driver yang mencapai 2 juta yang diharapkan kesejahteraannya makin membaik. Para driver ini akan menjadi bagian dari layanan logistik di dalam GoTo.

"Kami tidak melupakan 2 juta mitra, jadi urat nadi logistik dengan transaksi kami. Kesejahteraan mitra 2 juta kami kian membaik," ungkap Kevin.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading