Alert dari Bareskrim: Hati-hati Pemerasan Melalui WhatsApp

Tech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
18 May 2021 12:48
FILE PHOTO: The WhatsApp app logo is seen on a smartphone in this picture illustration taken September 15, 2017. REUTERS/Dado Ruvic

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktorat Tindak Pidana SIber (Dittipidiber) Bareskrim Mabes Pori mengungkap modus kejahatan baru pemerasan lewat WhatsApp. Kamu wajib berhati-hati.

Melalui akun Instragram resminya, dikutip Selasa (18/5/2021), Siber Polri mengungkapkan kronologis modus pemerasan tersebut. Pertama, pelaku kejahatan akan mengambil alih WhatsApp.

Salah satu cara yang sering digunakan penjahat adalah meminta one time password (OTP) yang dikirim WhatsApp melalui SMS kepada penggunanya. Pesan ini akan dikirimkan WhatsApp bila ada yang mengakses akun WhatsApp kamu di ponsel lain. Bila menemukan kejadian ini jangan berikan OTP berbentuk 6 digit.


Kedua, usai WhatsApp diambil alih WhatsApp akan digunakan chatting minta gambar tak senonoh.

Ketiga, gambar yang didapatkan itu akan digunakan untuk mengancam korban dengan akun yang sudah diambil alih untuk disebarkan gambarnya. Selanjutnya mereka akan meminta tebusan.

Sebelumnya pengamat keamanan Siber, Alfons Tanujaya mengatakan untuk menambil alih akun yang dibajak bisa dengan mengintal ulang WhatsApp dan memasukkan nomor ponsel yang kita gunakan.

"Jadi kalau pun [akun WhatsApp] kita berhasil diambil alih orang, kita bisa menginstall ulang WhatsApp, memasukkan nomornya bisa kita tarik balik. Karena SMS-nya masuk ke nomor kita," kata Alfons kepada CNBC Indonesia beberapa waktu lalu.

Jadi jika akun kamu diambil alih dan penjahat meminta foto senonoh sebagai tebusannya. Jangan diberikan karena ujung-ujungnya mereka akan memeras korban.

Dittipidsiber adalah satuan kerja yang berada di bawah Bareskrim Polri, dan bertugas melakukan penegakan hukum terhadap kejahatan siber. Secara umum, Dittipidsiber menangani dua kelompok kejahatan, yaitu computer crime dan computer-related crime.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading