Hati-Hati Jangan Tertipu, Ini Daftar 26 Investasi Bodong

Tech - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
09 May 2021 19:00
ini ciri-ciri investasi bodong

Jakarta, CNBC Indonesia - Investasi bodong atau menempatkan investasi di produk yang tak jelas dengan iming-iming cuan tinggi, masih marak terjadi belakangan ini.

Satgas Waspada Investasi atau SWI mencatat, sampai dengan April 2021, ada sebanyak 26 perusahaan abal-abal yang melakukan investasi ilegal.

Dari temuan tersebut terbagi menjadi beberapa kegiatan usaha, antara lain Money Game sebanyak 11 perusahaan, tiga investasi uang kripto tanpa izin, satu penyelenggara sistem pembayaran tanpa izin, satu penyelenggara pembiayaan tanpa izin dan sembilan kegiatan lainnya.


Dalam laporan yang sama, SWI juga menemukan 86 platform fintech pinjam-meminjam secara daring (peer-to-peer lending) ilegal.

Ketua SWI Tongam L Tobing mengingatkan agar masyarakat lebih waspada terhadap perusahaan yang tidak jelas ini. Sebelum melakukan investasi atau menggunakan fintech p2p, dia menilai masyarakat harus mengetahui izin perusahaan tersebut. Apalagi, saat ini akan lebaran dan diharapkan tidak menyimpan uang THR di tempat yang tidak sah. Alih-alih untung, malah buntung.

"Menjelang lebaran ini masyarakat mendapatkan THR, sehingga diharapkan tidak menempatkan dana THR tersebut pada penawaran-penawaran investasi ilegal," ujarnya dalam keterangannya, Sabtu (7/5/2021).

Anda bisa menghubungi kanal komunikasi yang disediakan sebelum berinvestasi atau melakukan aktivitas di fintech. Selain itu, juga dapat melaporkan jika ada kegiatan dengan potensi merugikan. Kanal tersebut ada di Kontak OJK 157 serta WhatsApp nomor 0811-571-571-57.

Berikut ini selengkapnya daftar 26 entitas investasi ilegal yang dihentikan OJK:

1. Lucky Best Coin (LBC)

Kegiatan yang Dihentikan: Investasi penjualan cryptocurrency dengan skema member get member.


2. GBHub Chain

Kegiatan yang Dihentikan: Investasi penjualan cryptocurrency dengan skema member get member.


3. Raja Coin

Kegiatan yang Dihentikan: Investasi penjualan cryptocurrency.


4. PT Trijaya Tirto Marto

Kegiatan yang Dihentikan: Penawaran promisory note dengan imbal hasil 10% tanpa izin.


5. PT Tanam Uang Indonesia

Kegiatan yang Dihentikan: Platform penitipan dana kepada trader.


6. PT Medussa Multi Business Center

Kegiatan yang Dihentikan: Penyelenggara sistem pembayaran tanpa izin.


7. Program Saling Jaga Sesama dari KitaBisa (https://salingjaga.kitabisa.com/)

Kegiatan yang Dihentikan: Kegiatan perasuransian tanpa izin.


8. PT Pay Earn Indonesia (convertCASH)

Kegiatan yang Dihentikan: Penyelenggara pembiayaan tanpa izin.


9. Koperasi Tabung Haji Umroh

Kegiatan yang Dihentikan: Penyelenggara pembiayaan ibadah Haji dan Umroh tanpa izin.


10. Creative Trading System

Kegiatan yang Dihentikan: Money Game/ Penyelenggara pelatihan Pasar Modal merangkap Penasehat Investasi tanpa izin.


11. Auto Trade Gold 4.0

Kegiatan yang Dihentikan: Investasi Robot Trading/money game.


12. Investasi Titip Dana Amanah

Kegiatan yang Dihentikan: Money Game.


13. Magnipay - h5.Magnipay.com

Kegiatan yang Dihentikan: Money Game


14. BWTRADE - PT Semut Hitam Nusantara

Kegiatan yang Dihentikan: Money Game


15. PT Bintang Maha Wijaya

Kegiatan yang Dihentikan: Money Game


16. Trader Sukses Indonesia

Kegiatan yang Dihentikan: Money Game


17. Trader King Pro

Kegiatan yang Dihentikan: Money Game


18. Batu Vulkanik

Kegiatan yang Dihentikan: Money Game


19. XBIT (Mining Crypto)

Kegiatan yang Dihentikan: Money Game


20. https://thelikey.org

Kegiatan yang Dihentikan: Money Game


21. PT Dana Oil Konsorsium

Kegiatan yang Dihentikan: Perdagangan berjangka minyak mentah tanpa izin


22. Investasi Saham NSI

Kegiatan yang Dihentikan: Penawaran investasi saham tanpa izin


23. ARA HUNTER

Kegiatan yang Dihentikan: Penawaran investasi trading saham tanpa izin


24. HJ Invesment oleh grup telegram @angara_syahputra, @erik_chandra

Kegiatan yang Dihentikan: Penawaran investasi dengan menggunakan logo OJK tanpa izin


25. Syndication Group of Investors and Investment Banks

Kegiatan yang Dihentikan: Penawaran investasi pada proyek-proyek infrastruktur dan lainnya tanpa izin


26. PT Saham Bibit Reksadana, PT Bibit Saham Reksadana, dan PT Bibit Tumbuh Bersama Reksadana

Kegiatan yang Dihentikan: Penawaran investasi tanpa izin dengan menduplikasi nama PT Bibit Tumbuh Bersama (Bibit.id).


[Gambas:Video CNBC]

(wia)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading