Apa itu Coinbase, Platform Belanja Aset Kripto Bitcoin Cs

Tech - roy, CNBC Indonesia
15 April 2021 12:34
Coinbase. AP/Richard Drew

Jakarta, CNBC Indonesia - Coinbase mencetak sejarah sebagai platform jual beli cryptocurrency seperti Bitcoin dan Ethereum pertama di dunia yang mencatatkan saham perdana (IPO) di bursa saham AS. Pada debut pertamanya harga sahamnya ditutup di level US$328,28 per saham.

Coinbase didirikan pada 2012 sebagai platform yang menyederhanakan pembelian Bitcoin, dan telah berubah menjadi platform transaksi cryptocurrency (mata uang digital) terpopuler di Amerika Serikat (AS) dan valuasinya melonjak bersama dengan Bitcoin dan Ethereum.

Saat ini Coinbase memiliki 56 juta pengguna, naik dari 43 juta pengguna pada akhir 2020. Tahun sebelumnya penggunanya cuma 32 juta akun, seperti dikutip dari CNBC International, Kamis (15/4/2021).


Dalam putaran pendanaan terakhir di 2018, valuasi Coinbase mencapai US$8 miliar. Namun pada penutupan perdagangan saham perdana di bursa saham AS, valuasi startup ini melonjak menjadi US$85,5 miliar.

Booming cryptocurrency juga membuat kinerja keuangan Coinbase mentereng. Dalam pengumumkan kinerja keuangan kuartal pertama 2021, pendapatan perusahaan melonjak sembilan kali lipat dari tahun lalu menjadi US$1,8 miliar. Laba bersih naik dari US$32 juta menjadi US$730 juta hingga US$800 juta.

Jumlah pengguna transaksi bulanan (MTU) naik dari 2,8 juta menjadi 6,1 juta. Sebagian besar transaksi di Coinbase melibatkan Bitcoin dan Ethereum yang setahun terakhir harganya sudah naik masing-masing 800% dan 1.300%.

Brian Armstrong, salah satu pendiri dan CEO Coinbase, memiliki 39,6 juta saham. Pada bulan Agustus, Armstrong dianugerahi penghargaan kinerja bernilai miliaran dolar terkait dengan harga saham perusahaan, yang berpotensi memungkinkannya membeli hingga 9,29 juta opsi dengan harga $ 23,46 selama 10 tahun.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading