Gojek Merger dengan Tokopedia, Nama Barunya GoTo?

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
14 April 2021 17:02
infografis investor di balik unicorn indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia - Rencana mega merger Gojek dengan Tokopedia tinggal selangkah lagi. Penggabungan usaha ini bernilai US$18 miliar. Nama perusahaan hasil merger dua startup besar Indonesia ini pun sudah disiapkan.

Rencananya perusahaan baru hasil penggabungan Gojek dan Tokopedia ini bernama GoTo dengan pelafalan "go to". Rencana merger ini pun akan dirampungkan bulan ini dan sekarang dalam tahap akhir.

Ini merupakan laporan The Information dengan mengutip sumber yang mengetahui rencana aksi korporasi ini tetapi tak bersedia indentitasnya diungkap ke publik, seperti dilansir dari KrAsia, Rabu (14/4/2021).


Sumber tersebut mengungkapkan GoTo akan dipimpin empat eksekutif dari dua perusahaan yang bertugas untuk menentukan arah bisnis perusahaan. Perusahaan gabungan ini akan menggarap bisnis e-commerce, pengiriman makanan, ride hailing, pembayaran hingga logistik.

Keempatnya adalah Andre Soelistyo dan Kevin Aluwi sebagai co-CEO Gojek serta William Tanuwijaya CEO Tokopedia, dan Patrick Cao, Presiden Tokopedia.

Sebelumnya Tiga sumber CNBC Indonesia mengabarkan Gojek telah mengumumkan rencana merger perusahaan dengan Tokopedia kepada karyawannya."Gojek Tokopedia resmi merger. Sudah diumumkan dalam internal Townhall meeting mereka," ujar salah satu sumber.

Namun saat dikonfirmasi baik Gojek dan Tokopedia kompak belum dapat memberikan komentar. Chief Coproate Affairs, Gojek, Nila Marita mengatakan akan segera memberitahu jika sudah ada informasi terbaru.

"Kami memahami bahwa ada banyak diskusi yang beredar terkait isu ini, namun kami tidak dapat berkomentar saat ini. Jika ada informasi yang dapat disampaikan terkait aksi perusahaan, kami akan memberitahu teman-teman media dan para pemangku kepentingan sesegera mungkin," kata dia.

Hal yang sama juga diungkapkan VP of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak. "Sayangnya belum ada yang bisa kami sampaikan saat ini. Jika ada aksi korporasi, kami pasti akan menyampaikannya kepada publik," ujar Nuraini.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading