Bela China, Turki: Vaksin Sinovac Sangat Efektif Lawan Covid

Tech - roy, CNBC Indonesia
14 April 2021 14:53
Vaksin Sinovac. (AP/Sakchai Lalit)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Kesehatan Turki Fahrettin Koca mengungkapkan vaksin Sinovac sangat efektif melawan Covid-19. Ini adalah hasil analisis dari 7,5 juta warga Turki yang sudah disuntik vaksin China ini.

Menurutnya, sejak vaksin Sinovac disuntikkan rasio kasus positif untuk warga berusia 65 tahun dan lebih tua turun dari 17,7% menjadi 8,2%. Sementara rasio kasus positif petugas kesehatan turun dari 5,3% menjadi 1,3%.

Rasio rawat inap untuk lansia turun dari 57,4% menjadi 31% dan petugas medis turun menjadi 0,78% dari sebelumnya 3,1%.


"Vaksinasi memberikan manfaat yang signifikan terkait kasus [positif Covid], rawat inap, menerima perawatan intensif, dimensi intubasi, dan saya mendorong warga yang memenuhi syarat untuk mendapatkan vaksin," ujar Fahrettin Koca, seperti dikutip dari Nikkei Asia, Rabu (14/4/2021).

Turki telah menyuntikkan 19 juta dosis vaksin Covid-19 kepada warganya dan berada diperingkat keenam di dunia dalam jumlah vaksin yang telah disuntikkan. Sebagian besar menggunakan vaksin Sinovac. Turki mulai menyuntikkan vaksin Pfizer-BioNTech pada 2 April 2021.

Hasil dari Turki akan jadi dorongan untuk vaksin Sinovac, yang memiliki kemanjuran yang lebih rendah daripada vaksin lain dalam penelitian global. Dalam uji klinis di Brasil, efikasi vaksin Sinovac hanya 50,7%, di Indonesia mencapai 64% dan Turki mencapai 83%.

Tingkat efikasi ini lebih rendah bila dibandingkan dengan vaksin Amerika Serikat (AS). Vaksin Pfizer memiliki tingkat efikasi 95% melawan Covid-19. Sementara Moderna memiliki efikasi 94%. Adapun vaksin Novavax memiliki efikasi 96% berdasarkan data sementara.

Sebelumnya pernyataan pejabat lembaga pengendali penyakit China Gao Fu jadi kontroversi karena dalam konferensi pers di Chengdu ia mengakui vaksin saat ini tidak memiliki tingkat perlindungan yang tinggi karena itu dia mengusulkan untuk mencampurkan vaksin yang ada.

Gao Fu kemudian mengklarifikasi pernyataan itu. Ia mengatakan yang dimaksudnya adalah kemanjuran vaksin Covid-19 yang ada saat ini tidak secara khusus vaksin China.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading