Duh! 4 Orang Alami Pembekuan Darah Usai Divaksin Covid Ini

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
10 April 2021 20:09
FILE - In this Monday, March 16, 2020 file photo, a patient receives a shot in the first-stage study of a potential vaccine for COVID-19, the disease caused by the new coronavirus, at the Kaiser Permanente Washington Health Research Institute in Seattle. On Friday, March 20, 2020, The Associated Press reported on stories circulating online incorrectly asserting that the first person to receive the experimental vaccine is a crisis actor. All participants who volunteered for the test were screened and had to meet a set list of criteria. They were not hired as actors to simulate a role. (AP Photo/Ted S. Warren)

Jakarta, CNBC Indonesia - Regulator obat UE sedang meninjau laporan pembekuan darah langka pada empat orang yang menerima vaksin Covid-19 Johnson & Johnson (J&J). Peninjauan ini diperluas setelah penyelidikan terhadap AstraZeneca.

Dari empat kasus serius pembekuan dan trombosit rendah, tiga terjadi di AS selama peluncuran vaksin J&J dari unit farmasi Janssen. Badan Obat-obatan Eropa (EMA) mengatakan Jumat (9/4/2021), satu orang telah meninggal dan satu kasus telah dilaporkan dalam uji klinis. Berita ini menjadi kasus pertama yang mengawali penyelidikan EMA terhadap vaksin J&J.

EMA telah mengkonfirmasi kemungkinan adanya hubungan antara vaksin virus corona AstraZeneca dan pembekuan darah yang sangat langka di otak dan perut.


Dilansir dari The Guardian, J&J, yang berbasis di Amerika Serikat, mengatakan telah mengetahui laporan pembekuan darah terkait vaksin Covid-19, dan bekerja sama dengan regulator untuk memberikan informasi yang relevan.

"Saat ini, tidak ada hubungan sebab-akibat yang jelas antara kejadian langka ini dan vaksin Janssen Covid-19," kata Johnson & Johnson dikutip dari The Guardian, Sabtu (10/04/2021).

EMA juga mengatakan belum jelas apakah ada hubungan antara dua vaksin dan kondisi yang dilaporkan, dan bahwa komite keamanannya akan memutuskan apakah tindakan regulasi seperti perubahan label diperlukan. Namun regulator mengatakan vaksin masih lebih banyak manfaatnya dibandingkan risikonya.

Vaksin dosis tunggal J&J telah disetujui untuk penggunaan UE tetapi peluncurannya belum dimulai. Vaksin ini terutama digunakan di Amerika Serikat. Suntikan J&J dan AstraZeneca adalah dua dari empat vaksinasi Covid yang disetujui di Eropa.

AS Juga Ikut Selidiki Kasus Pembekuan Darah Usai Disuntik Vaksin Covid
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading