Pendiri PayPal ini Tuding China Pakai Bitcoin Lawan Dolar AS

Tech - roy, CNBC Indonesia
09 April 2021 17:15
Bitcoin

Jakarta, CNBC Indonesia - Peter Thiel, salah satu miliuner Silicon Valley, menyebut Bitcoin bisa saja menjadi ancaman bagi Amerika Serikat (AS). Hal ini diungkapkannya dalam seminar virtual yang diadakan oleh Richard Nixon Foundation minggu ini.

"Meskipun saya adalah pendukung cryptocurrency, pendukung maksimalir Bitcoin, Saya memang memikirkan apakah pada saat ini Bitcoin juga harus dianggap sebagai senjata keuangan melawan AS," ujar Peter Thiel seperti dikutip dari Business Insider, Jumat (9/4/2021).

"Bitcoin mengancam uang fiat (uang resmi), tetapi terutama mengancam dolar AS dan China ingin melakukan hal-hal yang melemahkannya."


Dalam diskusi itu, Peter Thiel juga menyebut China tidak menyukai dolar AS sebagai mata uang cadangan pilihan dunia. Dia mengatakan China memiliki posisi long (memegang aset dalam jangka panjang) pada Bitcoin maka AS harus mecari jawaban atas pendiriannya dari perspektif geopolitik.

Baru-baru China melakukan uang digital sendiri yang dikendalikan oleh Bank Sental disebut Yuan Digital. Peter Thiel menyebutnya sebagai "alat pengatur totaliter", daripada mata uang kripto yang nyata.

Peter Thiel merupakan pendukung Presiden AS Donald Trump. Pada 2016 ia secara terbuka mendukung kampanye Presiden ke-45 AS itu. Dalam diskusi tersebut ia didampingi mantan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo, dan mantan penasihat Keamanan Nasional Robert O'Brien.

Peter Thiel, yang dikenal karena pandangannya yang kontroversial, juga mengkritik Google dan Apple karena bekerja sama terlalu dekat dengan China. Ia menuding Google bekerja sama dengan militer China dalam kecerdasan buatan, dan bukan militer AS, menurut transkrip acara yang dilihat CNBC International.

Ia juga menyerukan pengawasan yang lebih ketat pada Apple "Karena seluruh rantai pasokan iPhone dibuat dari China."


[Gambas:Video CNBC]

(roy/dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading