Tetap Waspada! Kasus Kematian Covid RI Masih di Atas Global

Tech - Cantika Adinda Putri, CNBC Indonesia
07 April 2021 17:55
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto saat Konferensi Pers Perpanjangan dan Perluasan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro (Tangkapan Layar) Foto: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto saat Konferensi Pers Perpanjangan dan Perluasan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro (Tangkapan Layar)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro telah membuat kasus aktif di RI menjadi single digit. Tapi, kasus kematian akibat Covid-19 masih di atas rata-rata dunia.

"Dari penanganan Covid-19 secara PPKM mikro, kasus aktif sudah 7,4% dibanding global 13%. Kasus sembuh sudah di atas global, global 80,5% kita 89,9%. Tinggal kasus kematian yang masih di atas global, global 2,17% dan kita 2,7%," ujar Airlangga dalam konferensi pers virtual, Rabu (7/4/2021).

Airlangga yang juga didapuk sebagai Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) mengatakan pandemi Covid-19 belum selesai dan meminta masyarakat harus berhati-hati serta harus disiplin menjalankan protokol kesehatan.


Pasalnya, kata Airlangga di kasus aktif di beberapa negara kawasan di Eropa dan Asia kembali meningkat. Di Inggris misalnya terjadi penularan gelombang ketiga dan melonjaknya kasus aktif pada bulan Januari lalu

Hal yang sama juga terjadi di Belanda dan Spanyol, juga di negara kawasan Asia seperti India dan Papua Nugini.

Pun dari pengalaman libur tahun lalu, saat libur panjang nasional kasus aktif selalu meningkat drastis di Indonesia. Oleh karena itu pada Hari Raya Idul Fitri 2021 ini, pemerintah kembali melarang masyarakat untuk mudik lebaran.

"Dari pengalaman tahun lalu, libur panjang Idul Fitri terjadi kenaikan kasus harian 93%, libur pada Agustus meningkat lebih tinggi 119%. Kemudian pada libur Oktober 95%, serta natal dan tahun baru 78%," jelas Airlangga.

"Presiden minta kebijakan pengendalian itu agar segera dilaksanakan dan pemerintah melalui PMK sudah menyampaikan sudah ada larangan mudik dan sudah disiapkan surat edaran dari Kementerian Agama yang mengatur kegiatan keagamaan selama Ramadhan," kata Airlangga melanjutkan.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading