Startup Marketplace Loker Ini Baru Disuntik Modal Rp315 M

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
06 April 2021 12:01
glints (dok. glints) Foto: glints (dok. glints)

Jakarta, CNBC Indonesia - Glints, platform talent untuk pengembangan karier dan rekrutmen baru mengantongi pendanaan sebesar US$22,5 juta (Rp 315 miliar) yang dipimpin oleh PERSOL Holding dari Tokyo.

Pendanaan ini digunakan untuk mewujudkan misi Glints membantu pengembangan karier 120 juta talenta profesional di Asia Tenggara dan mengatasi masalah talent crunch atau keterbatasan kandidat di kawasan ini, dengan membangun lebih banyak fitur dan solusi dalam Ekosistem Talent Glints, memperkuat jaringan perusahaan tersebut di Singapura, Indonesia, Vietnam, dan Taiwan, dan memperkuat tim product dan engineering.

"Dengan pandemi mempercepat perubahan cara bekerja (future of work) dan pasar tenaga kerja, misi kami untuk membantu 120 juta professional di Asia Tenggara menjadi makin krusial," jelas Co-founder & CEO Glints Oswald Yeo dikutip Selasa (6/4/2021).

glints (isok. glints)Foto: glints (dok. glints)



"Kami mengembangkan platform Glints dengan pendekatan yang menyeluruh untuk membantu bukan hanya proses pencarian kerja dan pengembangan karier bagi para profesional di Asia Tenggara, tapi juga memecahkan masalah talent crunch bagi pemberi kerja."

Ekosistem Talent Glints mempercepat future of work & talent di Asia Tenggara. Platform pencarian kerja full-stack, pertama dalam kategorinya, mendukung profesional dalam
Putaran Seri C ini mencakup partisipasi dari investor yang sebelumnya bergabung termasuk

Monk's Hill Ventures, Fresco Capital, Mindworks Ventures, Wavemaker Partners, dan investor lainnya termasuk Binny Bansal (co-founder of Flipkart), dan Xiaoyin Zhang (Ex-Goldman Sachs TMT China Head & Partner yang membawa Tencent, Baidu, dan Alibaba ke publik).

"Kami sangat antusias untuk memperkuat kerja sama dengan Glints. Dengan distribusi komersial dan pengalaman di Asia yang dimiliki oleh PERSO Group serta platform talent berbasis teknologi milik Glints, kami akan membantu para profesional di Asia Tenggara dan memecahkan masalah talent crunch yang terjadi di Asia Tenggara," CEO dari PERSOL Asia Pacific Takayuki Yamazaki.

Glints telah menunjukkan pertumbuhan di 2020 dengan pendapatan tahunan lebih dari dua kali lipat, melanjutkan tren pendapatan tahunan yang meningkat sebanyak tiga digit persen selama 3 tahun terakhir. Selain itu, Glints juga melihat margin kontribusi yang positif di seluruh unit bisnis, dengan pasar Indonesia dan Vietnam sudah menghasilkan profit.



[Gambas:Video CNBC]

(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Artikel Terkait
Features
    spinner loading