2 Bank Raksasa AS Mau Tawarkan Bitcoin Cs, Tanda Apa Ini?

Tech - roy, CNBC Indonesia
01 April 2021 11:39
FILE PHOTO: Bitcoin (virtual currency) coins placed on Dollar banknotes, next to computer keyboard, are seen in this illustration picture, November 6, 2017.  REUTERS/Dado Ruvic/Illustration/File Photo

Jakarta, CNBC Indonesia - Goldman Sach dilaporkan selangkah lagi menawarkan investasi Bitcoin dan aset digital lainnya kepada klien Wealth Management. Sebelumnya, Morgan Stanley juga berencana melakukan hal serupa.

Rencananya Goldman Sach akan menawarkan investasi di cryptocurrency pada kuartal II-2021, menurut Mary Rich, yang baru-baru ini ditunjuk sebagai head of digital assets Goldman Sach.

″Kami bekerja sama dengan tim di seluruh perusahaan untuk mencari cara untuk menawarkan akses yang bijaksana dan sesuai ke ekosistem untuk klien Wealth Management, dan kami berharap bisa ditawarkan dalam waktu dekat," ujar Mary Rich, seperti dikutip dari CNBC International, Kamis (1/4/2021).


Goldman akan menawarkan investasi "spektrum penuh" dalam bitcoin dan aset digital, "apakah itu melalui bitcoin fisik, turunan, atau sarana investasi tradisional," katanya.

Pengumuman ini menunjukkan akan ada dua bank investasi terbesar asal Amerika Serikat, Goldman Sach dan Morgan Stanley, menawarkan investasi cryptocurrency yang menarik minat para miliuner dan penggemar uang digital.

Awal Maret 2021, Morgan Stanley memberi tahu penasihat keuangannya bahwa perusahaan bisa memfasilitasi klien berinvestasi di Bitcoin bulan April, CNBC adalah yang pertama melaporkan.

Hingga saat ini sebagian besar bank-bank besar AS menghindari Bitcoin, menganggapnya terlalu spekulatif dan tidak stabil bagi klien. Tetapi industri menyerah setelah adanya kenaikan harga Bitcoin yang tinggi yang menarik minat masyarakat.

Layanan wealth management Goldman Sach sebagian besar menargetkan individu, keluarga dan dana abadi dengan minimum investasi US$25 juta.

"Ada sekelompok klien yang melihat aset ini sebagai lindung nilai terhadap inflasi, dan kondisi makro selama tahun lalu sudah pasti berperan dalam hal itu," kata Mary Rich. "Ada juga sejumlah besar klien yang merasa seperti kita sedang berada di awal internet baru dalam beberapa hal dan mencari cara untuk berpartisipasi dalam ruang ini."

Goldman Sach sedang dalam proses mendapatkan persetujuan dari regulator termasuk Securities and Exchange Commission dan New York Department of Financial Services, menurut orang yang mengetahui masalah tersebut.

"Kami masih dalam tahap yang sangat baru dari ekosistem ini; tidak ada yang tahu persis bagaimana ia akan berkembang atau akan seperti apa bentuknya, "kata Mary Rich. "Tapi menurutku cukup aman untuk mengharapkannya menjadi bagian dari masa depan kita."


[Gambas:Video CNBC]

(roy/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading