Vaksinasi Covid-19

Belum Berubah, RI Targetkan Vaksinasi Tuntas Dalam 1 Tahun

Tech - Rahajeng Kusumo Hastuti, CNBC Indonesia
22 March 2021 15:20
Presiden Joko Widodo Tinjau Vaksinasi Kota Bogor (Biro Pers Sekretariat Presiden/ Lukas)

Jakarta, CNBC Indonesia - Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia menyatakan pemerintah menargetkan vaksinasi Covid-19 tuntas dalam kurun waktu satu tahun.

Seperti diketahui, Indonesia memulai vaksinasi Covid-19 pada 13 Januari 2021 ditandai dengan penyuntikan vaksin terhadap Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Berbicara dalam acara Spectaxcular 2021 yang digelar Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) secara virtual, Senin (22/3/2021), Siti Nadia mengungkapkan vaksinasi Covid-19 dilakukan agar Indonesia bisa keluar dari pandemi Covid-19. Tujuan vaksinasi lainnya adalah menekan penularan virus corona penyebab Covid-19 sekaligus menurunkan kematian akibat penyakit tersebut.

"Tentunya kita akan melaksanakan vaksinasi kepada 181,5 juta sasaran dan ini artinya kita membutuhkan setidaknya 426 juta dosis vaksin yang harus disediakan," ujar Siti Nadia.




"Ini merupakan tantangan terbesar untuk negara yang memiliki penduduk dengan jumlah sasaran sebanyak itu. Karena kita tahu ketersediaan vaksin ini juga sangat terbatas. Sehingga untuk pelaksanaan vaksinasi ini kita sudah rencanakan kita bisa selesaikan dalam jangka waktu satu tahun," lanjutnya.

Siti Nadia mengungkapkan ada catatan positif sejauh ini dari vaksinasi Covid-19 di tanah air. Sampai saat ini, yang sudah mendapatkan vaksin dosis pertama itu mencapai 5,7 juta sasaran. Sementara yang sudah mendapatkan suntikan vaksin dosis kedua 2,4 juta sasaran.

"Dan kita cukup bangga kalau kita bandingkan dengan negara-negara lain di Asia Tenggara sendiri di dunia kita termasuk negara nomor 8 terbanyak yang berkomitmen memberikan vaksin untuk masyarakat. Jadi kerja keras kita terlihat bahwa capaian kita di dunia global itu tidak tertinggal dari negara-negara lainnya," kata Siti Nadia.


[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading