Dicari! 600 Ribu Peserta Kartu Prakerja Gelombang 15

Tech - Anisatul Umah, CNBC Indonesia
20 March 2021 19:50
Infografis/ Mantap! Alumni Prakerja Dapat Bantuan Lagi dari Pemerintah/ Aristya Rahadian

Jakarta, CNBC Indonesia - Pendaftaran Pra Kerja gelombang 15 sudah resmi kembali dibuka pada Kamis, (18/03/2021) pukul 12.00 WIB, setelah sebelumnya pendaftaran Pra Kerja gelombang 14 ditutup, Minggu (14/3/2021).

Kepada CNBC Indonesia Head of Communications Manajemen Pelaksana Kartu Pra Kerja, Louisa Tuhatu membenarkan dibukanya Pra Kerja gelombang 15.

"Iya hari ini (Kamis, (18/03/2021)) jam 12.00 WIB, (kuota) 600 ribu," kata Louisa kepada CNBC Indonesia, Kamis (18/3/2021).


Tidak berubah dari sebelumnya kuota yang diberikan pada gelombang kali ini sebanyak 600.000 peserta. Dia menghimbau bagi masyarakat yang baru membuat akun di Prakerja pastikan mengisinya dengan benar.

Louisa mengingatkan juga jangan mengganti alamat email dan nomor ponsel. Selain itu, ada beberapa masyarakat yang tidak bisa mengikuti program Kartu Prakerja. Yakni mereka yang pernah menerima bantuan sosial lain seperti DTKS, BSU dan BPUM.

"Mereka yang sudah pernah menerima Kartu Prakerja juga tidak bisa mendaftar lagi," ungkapnya.

Dia menegaskan hal ini dilakukan agar Kartu Prakerja bisa diterima secara merata. Sebab program ini masih bersifat semi bantuan sosial.

"Ini adalah untuk pemerataan karena sifat program Kartu Pra Kerja saat ini masih semi bansos," ungkapnya.

Untuk mendaftar program Pra Kerja Gelombang 15, kamu harus memenuhi beberapa syarat ini:

Pertama, peserta membuat akun melalui laman www.prakerja.go.id. Setelah berhasil mendaftar akun dan login ke akun, peserta akan masuk ke dashboard akun. Pada bagian verifikasi KTP, peserta harus mengisi NIK, nomor KK dan tanggal lahir, lalu klik tombol berikutnya.

Kedua, setelah lolos verifikasi NIK, peserta diminta untuk melengkapi data diri dan mengunggah foto KTP. Selanjutnya, peserta diminta untuk melakukan verifikasi nomor handphone. Masukkan kode OTP yang telah dikirimkan via SMS ke nomor handphone kamu. Lalu, klik verifikasi.

Ketiga, peserta diminta untuk mengisi sejumlah pernyataan.

Keempat, calon peserta akan mengikuti tes motivasi dan kemampuan dasar. Hal ini dilakukan untuk mengetahui kompetensi dan potensi yang dimiliki calon peserta. Setelah mengisi tes, hasil tes akan dievaluasi oleh pihak PMO. Pilih gelombang yang kamu inginkan disesuaikan dengan domisili kamu, lalu klik gabung.

Setelah mengisi gelombang, akan muncul persetujuan Kartu Pra Kerja yang berisi beberapa pernyataan. Peserta harus klik kolom saya menyetujui untuk dapat lanjut ke tahap berikutnya.

Kelima, peserta yang lolos bisa memilih jenis pelatihan melalui platform digital mitra kartu prakerja. Saat ini, pemerintah menggandeng 7 mitra platform digital seperti Tokopedia, Kementerian Ketenagakerjaan, Mau Belajar Apa, Bukalapak, Pintaria, Sekolahmu, dan Pijar.

Keenam, usai merampungkan pelatihan, setiap peserta akan diberikan sertifikat elektronik.

Ketujuh, peserta akan menerima insentif pasca penuntasan pelatihan sebesar Rp 600 ribu per bulan selama empat bulan. Insentif itu diberikan secara non tunai melalui rekening bank atau dompet elektronik pilihan peserta. Khusus untuk dompet digital, pemerintah telah bekerja sama dengan Gopay, LinkAja, OVO, dan Dana


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading