Lebih Cepat Menular, RI Temukan Varian Covid-19 dari Afrika

Tech - Rahajeng Kusumo Hastuti, CNBC Indonesia
19 March 2021 14:12
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin saat Konferensi Pers Perpanjangan dan Perluasan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro. (Tangkapan Layar)

Jakarta, CNBC Indonesia- Kementerian Kesehatan kembali menemukan varian baru mutasi virus corona (Covid-19) yang masuk ke Indonesia. Varian baru tersebut berasal dari Afrika, tepatnya di Ghana.

"Kasus ketujuh yang baru kita temukan 12 Maret dari Ghana masuk ke Indonesia," ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dalam konferensi pers, Jumat (19/3/2020).

Budi menjelaskan bahwa varian ini ditemukan dari pasien yang kembali ke Indonesia pada 31 Januari 2021. Saat itu fasilitas lab dengan Whole Genome Sequencing (WGS), saat itu masih baru sehingga baru dikonfirmasi ini varian baru pada 12 Maret 2021.


"Semua orang yang berinteraksi langsung kita tes, Alhamdulillah karena begitu positif langsung karantina, kemudian dites lagi sudah negatif dan tidak menularkan," ujar Menkes.

Budi menambahkan Kemenkes dan BRI telah memiliki 12 lab dengan WGS. Fasilitas ini yang digunakan oleh Kemenkes untuk melakukan testing agresif demi menemukan varian baru Covid-19.

"Ada 7 varian yang sudah pasti yang lebih cepat penularan, tetapi belum ada bukti ilmiah kalau lebih fatal," ujarnya.


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading