Tegas! Facebook Dilarang Bagikan Data Pengguna WhtatsApp

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
05 March 2021 19:30
FILE PHOTO: A man poses with a smartphone in front of displayed Whatsapp logo in this illustration September 14, 2017. REUTERS/Dado Ruvic/File Photo

Jakarta, CNBC Indonesia - Regulator Afrika Selatan melarang Facebook membagikan informasi kontak dari pengguna WhatsApp yang berasal dari negara itu. Aktivitas ini bisa dilakukan namun perlu mendapatkan izin dari Information Regulator (IR).

"WhatsApp tidak bisa tanpa mendapatkan hak dari IR memproses informasi kontak apapun dengan tujuan selain dari pengumpulan nomor tersebut secara khusus, bertujuan menghubungkan informasi secara bersama dengan informasi yang diproses oleh perusahaan Facebook lainnya," kata pihak regulator, dikutip Reuters, Jumat (5/3/2021).

Kebijakan ini sesuai dengan aturan bagian 57 dari Undang-undang Perlindungan Informasi Pribadi Afrika Selatan. Otoritas setempat juga telah menyurati Facebook Afrika Selatan berisi kekhawatirannya mengenai kebijakan privasi raksasa jejaring sosial itu.


Sementara juru bicara WhatsApp mengatakan pihaknya sedang meninjau aturan Afrika Selatan itu. Merujuk pada pembaruan kebijakan privasi platform itu, dia mengatakan WhatsApp tidak memperluas kemampuan untuk berbagi data dengan Facebook.

Selain itu, ditegaskan oleh juru bicara jika pembaruan kebijakan tidak punya pengaruh pada privasi antar pengguna di dalamnya. Kebijakan ini berlaku di seluruh dunia termasuk Afrika Selatan.

"WhatsApp tidak membagikan kontak Anda dengan Facebook dan kebijakan berlaku untuk pengguna dimanapun termasuk di Afrika Selatan," kata juru bicara WhatsApp.

Regulator Afrika Selatan membandingkan dengan aturan yang ada di Uni Eropa. Menurutnya masyarakat di sana akan menerima perlindungan privasi lebih tinggi daripada orang-orang di Afrika Selatan.

"Aturan kami sangat mirip dengan UE. Ini berbaik model itu, karena memberikan secara signifikan model yang lebih baik untuk melindungi informasi personal daripada di yuridiksi manapun," kata Ketua IR, Pansy Tlakula.

Dia mempertanyakan kepada Facebook membedakan antara Uni Eropa dan Afrika.

Bukan hanya Afrika Selatan yang memprotes kebijakan baru WhatsApp itu. Sebelumnya Turki telah melakukan penyelidikan dan di India terdapat gugatan hukum.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading